NABIRE – Pemerintah Provinsi Papua Tengah menggandeng Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Hidayatullah Papua Tengah untuk memperkuat pendidikan karakter dalam rangka membangun generasi muda yang berakhlak, mandiri, dan berdaya saing di daerah tersebut.
Staf Ahli II Bidang Kemasyarakatan dan SDM Provinsi Papua Tengah Ukkas, di Nabire, Sabtu, mengatakan kolaborasi dengan organisasi keagamaan menjadi bagian penting dalam mendukung program pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan.
“Pemerintah provinsi senantiasa membuka ruang kolaborasi dan sinergi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi dakwah dan pendidikan seperti Hidayatullah, dalam membangun Papua Tengah yang damai, adil, dan bermartabat,” ujar Ukkas saat membuka Rakerwil I DPW Hidayatullah Papua Tengah.
Ia mengatakan, Pemprov Papua Tengah saat ini menjadikan pendidikan karakter sebagai salah satu program prioritas pembangunan daerah. Untuk itu, Hidayatullah sebagai organisasi dakwah dan pendidikan diajak untuk terlibat mengembangkan pendidikan yang tidak hanya menekankan kecerdasan intelektual, tetapi juga pembentukan karakter dan spiritualitas.
“Dalam mendidik, pintar saja tidak cukup, tetapi harus memiliki karakter. Pendidikan harus komprehensif, tidak hanya membangun intelektual, tetapi juga spiritual,” katanya.
Dalam pengembangan pendidikan, ia mendorong pesantren Hidayatullah agar mampu menghasilkan lulusan yang mandiri dan memiliki keterampilan khusus, termasuk di bidang peternakan, pertanian, dan perkebunan.
“Pesantren dapat mengembangkan keterampilan yang mendukung kemandirian lulusan, sehingga mereka siap menghadapi tantangan kehidupan dan dunia kerja,” katanya.