MERAUKE- Memasuki tahun kedua pemberian Makanan Bergizi Gratis (MBG), masuk banyak sekolah di Kabupaten Merauke terutama anak-anak yang ada di pinggur kota apalagi yang ada di pedalaman yang belum mendapatkan MBG tersebut.
Jangankan di pinggir kota atau jauh di pedalaman, sejumlah sekolah di dalam Kota Merauke saja belum mendapatkan MBG tersebut.
Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze mengatakan belum mendapatkan data terakhir sudah berapa sekolah yang telah mendapatkan MBG di Kabupaten Merauke tersebut, sehingga dalam waktu yang tidak terlalu lama pihaknya akan segera melakukan rapat koordinasi untuk melakukan evaluasi guna memastikan jumlah sekolah dan siswa yang telah mendapatkan MBG tersebut.
‘’Kita akan rapat evaluasi untuk mengecek progress dari waktu ke waktu. Karena saat ini juga dari pusat sesuai arahan yang ada terus melaksanakan target-target yang sudah ditetapkan,’’ jelasnya.
Awalnya, ungkap bupati Yoseph Bladib Gebze, untuk Kabupaten Merauke ditargetkan 16 dapur SPPG. Namun apakah target tersebut sudah mencapai atau belum, bupati mengaku belum mendapatkan data. Karena pengelolaan dapur SPPG ini dilakukan langsung oleh pusat melalui Badan Gizi Nasional (BGN). ‘’Mudah-mudahan kita capat target 16 dapur SSPG itu di waktu yang akan datang,’’ katanya.
Namun untuk daerah-daerah yang cukup jauh dari kota, lanjut Bupati Yoseph Bladib Gebze, pihaknya akan mengusulkan agar pendekatannya dilakukan sesuai konteks yang ada di Papua lebih khusus di Merauke.
MERAUKE- Memasuki tahun kedua pemberian Makanan Bergizi Gratis (MBG), masuk banyak sekolah di Kabupaten Merauke terutama anak-anak yang ada di pinggur kota apalagi yang ada di pedalaman yang belum mendapatkan MBG tersebut.
Jangankan di pinggir kota atau jauh di pedalaman, sejumlah sekolah di dalam Kota Merauke saja belum mendapatkan MBG tersebut.
Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze mengatakan belum mendapatkan data terakhir sudah berapa sekolah yang telah mendapatkan MBG di Kabupaten Merauke tersebut, sehingga dalam waktu yang tidak terlalu lama pihaknya akan segera melakukan rapat koordinasi untuk melakukan evaluasi guna memastikan jumlah sekolah dan siswa yang telah mendapatkan MBG tersebut.
‘’Kita akan rapat evaluasi untuk mengecek progress dari waktu ke waktu. Karena saat ini juga dari pusat sesuai arahan yang ada terus melaksanakan target-target yang sudah ditetapkan,’’ jelasnya.
Awalnya, ungkap bupati Yoseph Bladib Gebze, untuk Kabupaten Merauke ditargetkan 16 dapur SPPG. Namun apakah target tersebut sudah mencapai atau belum, bupati mengaku belum mendapatkan data. Karena pengelolaan dapur SPPG ini dilakukan langsung oleh pusat melalui Badan Gizi Nasional (BGN). ‘’Mudah-mudahan kita capat target 16 dapur SSPG itu di waktu yang akan datang,’’ katanya.
Namun untuk daerah-daerah yang cukup jauh dari kota, lanjut Bupati Yoseph Bladib Gebze, pihaknya akan mengusulkan agar pendekatannya dilakukan sesuai konteks yang ada di Papua lebih khusus di Merauke.