alexametrics
33.7 C
Jayapura
Sunday, June 12, 2022

Disperindakop Akan Permudah Pengiriman Beras Lewat Tol Laut

MERAUKE-Pemerintah   Kabupaten Merauke  melalui Dinas Perindakop  akan memberikan kemudahan  perizinan kepada  pengusaha yang  akan mengirim  beras  petani  Merauke   keluar dari Merauke dengan menggunakan   tol laut.  

  Kabid  Perdagangan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi    Kabupaten   Merauke Tetes Gunanto menjelaskan  bahwa  di tahun  2020  ini, Kabupaten Merauke mendapatkan    jalur tol laut dengan jalur  Surabaya kemudian Bima di Nusa Tenggara Barat selanjutnya  Badas, Provinsi  Nusa Tenggara  Timur   kemudian Merauke, Provinsi   Papua  pergi pulang.  

  “Jadi  mulai  Januari  tahun  2020  ini, kita Merauke  mendapat  jalur Tol Laut dengan rute Surabaya-Bima-Badas   dan Merauke PP,’’ kata  Tetes Gunanto, seusai mengikuti  rapat pengendalian inflasi Kabupaten Merauke, Senin (10/2) .   

Baca Juga :  RSUD Merauke Dibuka Lagi untuk Pelayanan Umum

   Perusahaan   yang memenangkan  tender  untuk   jalur tersebut, lanjut dia, adalah Pelni.  ‘’Karena ini ditender di pusat,’’ katanya.  

   Waktu yang dibutuhkan   dari Merauke  lewat jalur  tersebut dan tiba kemballi ke Merauke   adalah selama  20 hari. ‘’Dalam setahun   diperkirakan  8 kali  ret,’’ jelasnya. 

  Menurutnya, sejumlah pengusaha   sudah mengajukan  perizinan  untuk menggunakan  Tol Laut  tersebut untuk  dapat menjual beras  Merauke keluar Merauke   terutama untuk wilayah  NTT dan NTB.    Pihaknya, kata dia  sangat mendukung    dengan mempermudah perizinan bagi  perusahaan  yang akan bergerak dalam usaha perdagangan beras  Merauke  keluar  Merauke  tersebut.  

   Sebab, jika ada pengusaha yang membawa keluar  beras Merauke  tersebut akan sangat membantu petani di Merauke  yang pada  musim  panen  2019   kesulitan   dalam   pemasaran.   “Ini akan sangat membantu   petani kita  dalam menyalurkan  hasil panen mereka. Karena itu, kalau ada    pengusaha  yang akan  berdagang beras  keluar Merauke dengan menggunakan   tol laut   tersebut kita sangat mendukungnya,’’ pungkasnya. (ulo/tri)

Baca Juga :  Rumah Jabatan Harus Diatur Lewat Perda

MERAUKE-Pemerintah   Kabupaten Merauke  melalui Dinas Perindakop  akan memberikan kemudahan  perizinan kepada  pengusaha yang  akan mengirim  beras  petani  Merauke   keluar dari Merauke dengan menggunakan   tol laut.  

  Kabid  Perdagangan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi    Kabupaten   Merauke Tetes Gunanto menjelaskan  bahwa  di tahun  2020  ini, Kabupaten Merauke mendapatkan    jalur tol laut dengan jalur  Surabaya kemudian Bima di Nusa Tenggara Barat selanjutnya  Badas, Provinsi  Nusa Tenggara  Timur   kemudian Merauke, Provinsi   Papua  pergi pulang.  

  “Jadi  mulai  Januari  tahun  2020  ini, kita Merauke  mendapat  jalur Tol Laut dengan rute Surabaya-Bima-Badas   dan Merauke PP,’’ kata  Tetes Gunanto, seusai mengikuti  rapat pengendalian inflasi Kabupaten Merauke, Senin (10/2) .   

Baca Juga :  9 Bulan Karyawan Aneka Usaha Malind Kanamin Belum Terima Gaji

   Perusahaan   yang memenangkan  tender  untuk   jalur tersebut, lanjut dia, adalah Pelni.  ‘’Karena ini ditender di pusat,’’ katanya.  

   Waktu yang dibutuhkan   dari Merauke  lewat jalur  tersebut dan tiba kemballi ke Merauke   adalah selama  20 hari. ‘’Dalam setahun   diperkirakan  8 kali  ret,’’ jelasnya. 

  Menurutnya, sejumlah pengusaha   sudah mengajukan  perizinan  untuk menggunakan  Tol Laut  tersebut untuk  dapat menjual beras  Merauke keluar Merauke   terutama untuk wilayah  NTT dan NTB.    Pihaknya, kata dia  sangat mendukung    dengan mempermudah perizinan bagi  perusahaan  yang akan bergerak dalam usaha perdagangan beras  Merauke  keluar  Merauke  tersebut.  

   Sebab, jika ada pengusaha yang membawa keluar  beras Merauke  tersebut akan sangat membantu petani di Merauke  yang pada  musim  panen  2019   kesulitan   dalam   pemasaran.   “Ini akan sangat membantu   petani kita  dalam menyalurkan  hasil panen mereka. Karena itu, kalau ada    pengusaha  yang akan  berdagang beras  keluar Merauke dengan menggunakan   tol laut   tersebut kita sangat mendukungnya,’’ pungkasnya. (ulo/tri)

Baca Juga :  Lima Bulan Tak Digaji, 11 Karyawan Hotel Ngadu ke Disnakertrans

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

/