Thursday, March 12, 2026
32.7 C
Jayapura

Kebersihan di RSUD Merauke Perlu Ditangani dengan Baik

MERAUKE – Kondisi kebersihan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Merauke, dinilai kurang maksimal dan perlu penanganan lebih baik, baik di dalam maupun lingkungan sekitar. Tampak luarnya terdapat sampah berserakan, rumput sekitar bertumbuh liar dan tidak ditanami tanaman hias guna memberikan rasa nyaman kepada pengunjung ataupun pasien yang menjalani perawatan.

Direktur RSUD Merauke, dr. Ignatius Yerry Mario membenarkan kondisi tersebut, dan pihaknya sudah melakukan pertemuan bersama Sekda Merauke, Kepala BKAD, Kadinkes setempat dan jajarannya untuk langkah penanganan kebersihan baik tenaga maupun kelengkapan peralatan.”Kita sudah bahas. Dan sebagai pimpinan saya tegaskan bahawa kita harus menjalankan tugas,” ujar dr. Mario, Rabu (29/6).

Baca Juga :  Uskup Agung Merauke Ajak Umat Katolik jadi Agen Perdamaian

Dikatakan, tenaga kebersihan sudah ada sejak lama, namun hanya sebagian yang sungguh-sungguh bertanggungjawab menjalankan tugas yang dipercayakan. Sehingga ke depan harus dievaluasi agar tampilan rumah sakit lebih menarik dan memberikan kenyamanan bagi orang sakit maupun pengunjung yang datang.”Minta maaf, kami akan upayakan ke depannya kita benahi,” tandasnya.

Di lain sisi, tidak disiplinnya masyarakat yang datang dalam menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempat, atau tidak membuang ludah pinang di sembarang tempat. Parahnya, saat di musim penghujan tiba, pandangan rumah sakit semakin tidak elok. Soal masalah kebersihan tersebut diserahkan ke pihak ketiga untuk mengelolanya, Mario menjelaskan bahwa tergantung permintaan dari tingkat bawah.

Baca Juga :  Empat Terdakwa Kasus Tobias Silak Dituntut Jaksa 12 Tahun Pidana

“Kalau itu ada usulan dari bawah maka tentu kita bisa sampaikan ke atas untuk kita bahas, karena itu menyangkut penganggaran. Apalagi, yang bagian kebersihan ini adalah saudara-saudara kita OAP yang kita berdayakan,” tandasnya.(ulo/tho)

MERAUKE – Kondisi kebersihan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Merauke, dinilai kurang maksimal dan perlu penanganan lebih baik, baik di dalam maupun lingkungan sekitar. Tampak luarnya terdapat sampah berserakan, rumput sekitar bertumbuh liar dan tidak ditanami tanaman hias guna memberikan rasa nyaman kepada pengunjung ataupun pasien yang menjalani perawatan.

Direktur RSUD Merauke, dr. Ignatius Yerry Mario membenarkan kondisi tersebut, dan pihaknya sudah melakukan pertemuan bersama Sekda Merauke, Kepala BKAD, Kadinkes setempat dan jajarannya untuk langkah penanganan kebersihan baik tenaga maupun kelengkapan peralatan.”Kita sudah bahas. Dan sebagai pimpinan saya tegaskan bahawa kita harus menjalankan tugas,” ujar dr. Mario, Rabu (29/6).

Baca Juga :  Alokasikan Hibah Rp 15 Milir ke KPU Merauke

Dikatakan, tenaga kebersihan sudah ada sejak lama, namun hanya sebagian yang sungguh-sungguh bertanggungjawab menjalankan tugas yang dipercayakan. Sehingga ke depan harus dievaluasi agar tampilan rumah sakit lebih menarik dan memberikan kenyamanan bagi orang sakit maupun pengunjung yang datang.”Minta maaf, kami akan upayakan ke depannya kita benahi,” tandasnya.

Di lain sisi, tidak disiplinnya masyarakat yang datang dalam menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempat, atau tidak membuang ludah pinang di sembarang tempat. Parahnya, saat di musim penghujan tiba, pandangan rumah sakit semakin tidak elok. Soal masalah kebersihan tersebut diserahkan ke pihak ketiga untuk mengelolanya, Mario menjelaskan bahwa tergantung permintaan dari tingkat bawah.

Baca Juga :  Kongres Nasional XXXIII PMKRI di Merauke Dihadiri  85 Cabang se-Indonesia

“Kalau itu ada usulan dari bawah maka tentu kita bisa sampaikan ke atas untuk kita bahas, karena itu menyangkut penganggaran. Apalagi, yang bagian kebersihan ini adalah saudara-saudara kita OAP yang kita berdayakan,” tandasnya.(ulo/tho)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya