Perempuan yang dimaksud adalah Elci Meho, S.STP, M.KP yang baru saja diberikan tugas dan tangungjawab oleh Gubernur Papua sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Papua. Elci sebelumnya bertugas di Pemerintahan Kabupaten Keerom dan kini mendapat amanah baru di provinsi.
Bagi IPAK, tugas baru yang diberikan kepada Elci Meho bukan sekadar mutasi jabatan, tetapi menjadi simbol kepercayaan dan pengakuan atas kapasitas serta kompetensi perempuan asli Keerom dalam birokrasi pemerintahan di tingkat Provinsi.
Langkah ini dinilai sebagai bentuk komitmen Gubernur MDF dalam membuka ruang seluas-luasnya bagi perempuan asli Papua khususnya Keerom untuk berperan aktif dalam pembangunan daerah.
IPAK juga akan terus memperkuat solidaritas dan kapasitas perempuan di Kabupaten Keerom yang dikenal sebagai ‘Negeri Tapal Batas’. “Kami ingin perempuan asli Keerom terus memberikan kontribusi nyata, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi, demi kemajuan Papua dan kesejahteraan masyarakat,” tutup Ros Rode Muyasin.(kim/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Perempuan yang dimaksud adalah Elci Meho, S.STP, M.KP yang baru saja diberikan tugas dan tangungjawab oleh Gubernur Papua sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Papua. Elci sebelumnya bertugas di Pemerintahan Kabupaten Keerom dan kini mendapat amanah baru di provinsi.
Bagi IPAK, tugas baru yang diberikan kepada Elci Meho bukan sekadar mutasi jabatan, tetapi menjadi simbol kepercayaan dan pengakuan atas kapasitas serta kompetensi perempuan asli Keerom dalam birokrasi pemerintahan di tingkat Provinsi.
Langkah ini dinilai sebagai bentuk komitmen Gubernur MDF dalam membuka ruang seluas-luasnya bagi perempuan asli Papua khususnya Keerom untuk berperan aktif dalam pembangunan daerah.
IPAK juga akan terus memperkuat solidaritas dan kapasitas perempuan di Kabupaten Keerom yang dikenal sebagai ‘Negeri Tapal Batas’. “Kami ingin perempuan asli Keerom terus memberikan kontribusi nyata, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi, demi kemajuan Papua dan kesejahteraan masyarakat,” tutup Ros Rode Muyasin.(kim/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q