Pembangunan Patung Yesus Keerom Capai 100 Persen
KEEROM – Pembangunan fisik Patung Yesus di Kampung Yowong, Distrik Arso Barat, Kabupaten Keerom kini telah rampung 100 persen. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Keerom saat ini berfokus pada penataan kawasan dan lanskap pintu masuk situs wisata rohani tersebut.
Bupati Keerom, Piter Gusbager, menyatakan pengerjaan fisik struktur patung di area puncak telah selesai sepenuhnya. Tahap selanjutnya adalah penataan kawasan bawah hingga ke area jalan utama.
Bupati Gusbager menjelaskan, penataan kawasan ditargetkan mulai berjalan dalam dua minggu ke depan. Penataan mencakup penyiapan akses masuk serta fasilitas pendukung untuk mengantisipasi peningkatan jumlah pengunjung.
“Melihat antusias masyarakat dalam dua tahun terakhir, Pemda Keerom mempercepat pengerjaan ini. Harapan kami, pada November mendatang situs ini sudah bisa diberkati dan diresmikan,” ungkap Bupati Gusbager kepada Cenderawasih Pos, Selasa (18/8).
Sebagai bagian dari penataan lanskap kawasan, Pemkab Keerom juga berkoordinasi dengan PT PLN (Persero) untuk memindahkan jaringan listrik utama yang menghubungkan suplai arus dari Holtekamp ke Arso, Keerom.
“Ini merupakan pemindahan posisi jaringan yang kedua kalinya guna memastikan keamanan dan kenyamanan ruang publik kawasan wisata tersebut,” ujar Gusbager.
Pemindahan ini sesuai dengan surat permohonan dukungan Bupati Keerom yang diajukan Pemkab Keerom sejak April lalu.
Selain penataan kawasan dan pemindahan jaringan listrik, penampilan fisik patung juga akan diperbarui. Warna putih yang ada saat ini merupakan cat dasar, dan akan diganti sesuai desain perencanaan awal.
Pembangunan Patung Yesus Keerom Capai 100 Persen
KEEROM – Pembangunan fisik Patung Yesus di Kampung Yowong, Distrik Arso Barat, Kabupaten Keerom kini telah rampung 100 persen. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Keerom saat ini berfokus pada penataan kawasan dan lanskap pintu masuk situs wisata rohani tersebut.
Bupati Keerom, Piter Gusbager, menyatakan pengerjaan fisik struktur patung di area puncak telah selesai sepenuhnya. Tahap selanjutnya adalah penataan kawasan bawah hingga ke area jalan utama.
Bupati Gusbager menjelaskan, penataan kawasan ditargetkan mulai berjalan dalam dua minggu ke depan. Penataan mencakup penyiapan akses masuk serta fasilitas pendukung untuk mengantisipasi peningkatan jumlah pengunjung.
“Melihat antusias masyarakat dalam dua tahun terakhir, Pemda Keerom mempercepat pengerjaan ini. Harapan kami, pada November mendatang situs ini sudah bisa diberkati dan diresmikan,” ungkap Bupati Gusbager kepada Cenderawasih Pos, Selasa (18/8).
Sebagai bagian dari penataan lanskap kawasan, Pemkab Keerom juga berkoordinasi dengan PT PLN (Persero) untuk memindahkan jaringan listrik utama yang menghubungkan suplai arus dari Holtekamp ke Arso, Keerom.
“Ini merupakan pemindahan posisi jaringan yang kedua kalinya guna memastikan keamanan dan kenyamanan ruang publik kawasan wisata tersebut,” ujar Gusbager.
Pemindahan ini sesuai dengan surat permohonan dukungan Bupati Keerom yang diajukan Pemkab Keerom sejak April lalu.
Selain penataan kawasan dan pemindahan jaringan listrik, penampilan fisik patung juga akan diperbarui. Warna putih yang ada saat ini merupakan cat dasar, dan akan diganti sesuai desain perencanaan awal.