BIAK-Pemerintah Kabupaten Biak Numfor pada perencanaan pembangunan tahun 2027 sudah dipastikan menggunakan Sistim Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) secara penuh, bahkan dari Musrenbang yang sudah tuntas dilakukan secara berjenjang dari tingkat Kampung/Kelurahan dan Distrik telah menggunakan system tersebut.
“Secara berjenjang perencanaan program pembangunan untuk tahun 2027 mendatang sudah menggunakan system SIPD,” ucap Bupati Markus O. Mansnembra saat membukan Forum Perencanaan Perangkat Daerah, di Galery Bappeda, Senin (16/03).
Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengatakan khusus untuk penyusunan program/kegiatan/sub kegiatan bersumber dari dana Otsus berbasis interoperabilitas sudah terintegerasi dalam 3 sistem (SIPD-SIPPP dan SIKD). Dengan begity maka langkah perencanaan di tahun 2027 yang sementara dilaksanakan sangat tepat untuk menetukan kualitasi perencanaan daerah.
“Penting juga saya sampaikan bahwa implementasi penuh tahapan – tahapan perencanaan, juga menjadi bagian dari penilaian eviden MCSP KPK , termasuk terhadap siklus perencanaan dan penganggaran daerah yang dilakukan oleh setiap pemerintahan di daerah masing-masing,” ujarnya.
Dikatakan, forum pertemuan perangkat daerah akan memberi masukan sebagai gambaran dalam mempersiapkan kerangka pikir pemerintah untuk menentukan arah pembangunan di 19 distrik pemerintahan.
“Perencanaan di tahun ini harus dilakukan secara berkualitas dan lebih produktif dengan memperhatikan sektor-sektor unggulan di daerah, dengan percepatan pembangunan yang mendukung pengembangan pusat-pusat perekonomian, peningkatan investasi, mendorong PAD termasuk membuka lapangan kerja baru, serta dapat mengurangi angka kemiskinan dimasyarakat,” pungkasnya.(ito/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
BIAK-Pemerintah Kabupaten Biak Numfor pada perencanaan pembangunan tahun 2027 sudah dipastikan menggunakan Sistim Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) secara penuh, bahkan dari Musrenbang yang sudah tuntas dilakukan secara berjenjang dari tingkat Kampung/Kelurahan dan Distrik telah menggunakan system tersebut.
“Secara berjenjang perencanaan program pembangunan untuk tahun 2027 mendatang sudah menggunakan system SIPD,” ucap Bupati Markus O. Mansnembra saat membukan Forum Perencanaan Perangkat Daerah, di Galery Bappeda, Senin (16/03).
Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengatakan khusus untuk penyusunan program/kegiatan/sub kegiatan bersumber dari dana Otsus berbasis interoperabilitas sudah terintegerasi dalam 3 sistem (SIPD-SIPPP dan SIKD). Dengan begity maka langkah perencanaan di tahun 2027 yang sementara dilaksanakan sangat tepat untuk menetukan kualitasi perencanaan daerah.
“Penting juga saya sampaikan bahwa implementasi penuh tahapan – tahapan perencanaan, juga menjadi bagian dari penilaian eviden MCSP KPK , termasuk terhadap siklus perencanaan dan penganggaran daerah yang dilakukan oleh setiap pemerintahan di daerah masing-masing,” ujarnya.
Dikatakan, forum pertemuan perangkat daerah akan memberi masukan sebagai gambaran dalam mempersiapkan kerangka pikir pemerintah untuk menentukan arah pembangunan di 19 distrik pemerintahan.
“Perencanaan di tahun ini harus dilakukan secara berkualitas dan lebih produktif dengan memperhatikan sektor-sektor unggulan di daerah, dengan percepatan pembangunan yang mendukung pengembangan pusat-pusat perekonomian, peningkatan investasi, mendorong PAD termasuk membuka lapangan kerja baru, serta dapat mengurangi angka kemiskinan dimasyarakat,” pungkasnya.(ito/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q