BIAK NUMFOR – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Biak Numfor, Kamarudin, S.Pd, secara resmi menutup kegiatan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Tingkat SMK se-Kabupaten Biak Numfor di SMK YPK 2, Sabtu (14/12). Dalam sambutannya, Kamarudin menekankan pentingnya keterkaitan antara pendidikan kejuruan dan dunia kerja bagi para siswa SMK.
“SMK harus mampu terserap di dunia kerja, namun di Biak, tantangannya adalah terbatasnya jumlah industri yang tersedia. Tidak semua lulusan SMK kita terserap di pasar kerja. Oleh karena itu, para guru dan kepala sekolah SMK harus lebih jeli melihat kebutuhan pasar kerja,” ujar Kamarudin.
Kamarudin menambahkan bahwa jika terdapat jurusan dengan peminat rendah dan serapan tenaga kerja yang tidak memadai, maka jurusan tersebut perlu dievaluasi dan bahkan ditutup. Sebagai gantinya, dibutuhkan jurusan-jurusan baru yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri.
“Kita harus berubah, tidak bisa hanya melakukan hal yang sama setiap tahunnya. Evaluasi diri dan sesuaikan dengan perkembangan dunia kerja,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Kamarudin juga mengingatkan pentingnya memberikan motivasi kepada siswa untuk mengembangkan mental perantau.
“Anak-anak kita juga harus dibekali dengan mental perantau. Mengandalkan pasar kerja lokal saja tidak cukup. Di luar Biak masih banyak kesempatan kerja, tetapi membutuhkan mental yang kuat. Pekerja keras yang siap menghadapi tantangan, bahkan di daerah yang bukan tempat kelahirannya,” jelas Kamarudin (il/wen).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos