Friday, March 6, 2026
26.9 C
Jayapura

Bupati Minta Biak Utara Jadi Lumbung Pangan Lokal

BIAK-Pemerintah Kabupaten Biak Numfor terus mendorong upaya peningkatan ketahanan pangan nasional melalui diversifikasi pangan lokal di berbagai wilayah. Salah satunya wilayah Biak Utara yang diminta supaya menjadi lumbung atau penyuplai pangan lokal sebagai alternatif penganti nasi.

Bupati Markus O. Mansnembra, SH.,MM mengatakan, wilayah Biak Utara hingga saat ini menjadi salah satu wilayah di Kabupaten Biak Numfor yang menjadi penyuplai besar pangan lokal di pasar-pasar.

Ia meminta supaya masyarakat terus mengembangkan pangan lokal berbasis pada umbi-umbian, biji-bijian, dan buah-buahan seperti singkong, ubi jalar, jagung, sagu, talas, pisang, dan lainnya.

“Wilayah Biak Utara selama ini menjadi salah satu pemasok terbesar hasil pangan lokal di pasar, saya berharap usaha-usaha yang ada terus dikembangkan dan ditingkatkan,” ujar Bupati Markus Mansnembra saat memberikan sambutan di Musrenbang RKPD Distrik Biak Utara, Selasa (03/03).

Baca Juga :  Pemkab Biak Masih Kekurangan 1.000 Guru

Peningkatan produktivitas petani di Kabupaten Biak Numfor, mulai tahun 2026 terus ditingkatkan pemerintah daerah melalui program Kartu Tani dengan focus pada optimalisasi distribusi sarana produksi dan transportasi hasil pertanian ke pasar. Diharapkan dengan bantuan Kartu Tani dapat mendongkrak produktivitas petani di Kabupaten Biak Numfor kedepan.

BIAK-Pemerintah Kabupaten Biak Numfor terus mendorong upaya peningkatan ketahanan pangan nasional melalui diversifikasi pangan lokal di berbagai wilayah. Salah satunya wilayah Biak Utara yang diminta supaya menjadi lumbung atau penyuplai pangan lokal sebagai alternatif penganti nasi.

Bupati Markus O. Mansnembra, SH.,MM mengatakan, wilayah Biak Utara hingga saat ini menjadi salah satu wilayah di Kabupaten Biak Numfor yang menjadi penyuplai besar pangan lokal di pasar-pasar.

Ia meminta supaya masyarakat terus mengembangkan pangan lokal berbasis pada umbi-umbian, biji-bijian, dan buah-buahan seperti singkong, ubi jalar, jagung, sagu, talas, pisang, dan lainnya.

“Wilayah Biak Utara selama ini menjadi salah satu pemasok terbesar hasil pangan lokal di pasar, saya berharap usaha-usaha yang ada terus dikembangkan dan ditingkatkan,” ujar Bupati Markus Mansnembra saat memberikan sambutan di Musrenbang RKPD Distrik Biak Utara, Selasa (03/03).

Baca Juga :  Kasus Dugaan Tipikor Pembangunan MCK Mulai Disidik

Peningkatan produktivitas petani di Kabupaten Biak Numfor, mulai tahun 2026 terus ditingkatkan pemerintah daerah melalui program Kartu Tani dengan focus pada optimalisasi distribusi sarana produksi dan transportasi hasil pertanian ke pasar. Diharapkan dengan bantuan Kartu Tani dapat mendongkrak produktivitas petani di Kabupaten Biak Numfor kedepan.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya