Sunday, March 29, 2026
24.7 C
Jayapura

Sekretariat DAP Wilayah Meepago 1 Diresmikan

NABIRE — Sekretariat Dewan Adat Papua (DAP) Wilayah I Meepago Kabupaten Nabire yang berada di Jalan Jakarta, Karang Mulia diresmikan Rabu (25/3),

Ketua Dewan Adat Papua Wilayah I Meepago, Philemon Madai, menyampaikan bahwa dirinya sebagai anak asli dan tuan tanah di Kabupaten Nabire membuka ruang bagi siapa pun yang ingin datang dan berkontribusi membangun daerah. Namun demikian, ia menekankan pentingnya kerja sama yang harmonis antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga adat.

“Kami sebagai pemilik negeri ini terbuka bagi siapa saja yang ingin membangun Nabire, tetapi harus ada kerja sama yang baik antara pemerintah, masyarakat, dan adat,” ujar Madai kepada media usai mengikuti acara peresmian sekretariat. Ia juga menegaskan pentingnya kebersamaan dalam mendorong kemajuan daerah.

Baca Juga :  Sukseskan STC 2023, Kominfo Siapkan Empat Dukungan

Sementara itu, Sekretaris Dewan Adat Papua Wilayah I Meepago, Fransiskus Magai, mengungkapkan rasa syukur atas diresmikannya sekretariat ini. Ia menilai kehadiran sekretariat ini menjadi simbol sekaligus pintu masuk bagi peran aktif lembaga adat dalam mendukung pembangunan daerah.

“Kami bersyukur sekretariat ini bisa diresmikan. Ini menjadi pintu gerbang bagi adat untuk terlibat aktif dalam setiap proses pembangunan di wilayah,” katanya.

Menurutnya, keberadaan Dewan Adat tidak terlepas dari lahirnya Otonomi Khusus yang bertujuan untuk membela tanah serta melindungi hak-hak masyarakat adat. “Adat hadir bersamaan dengan Otonomi Khusus, untuk membela tanah dan melindungi masyarakat adat agar tidak kehilangan hak-haknya,” jelas Magai.

NABIRE — Sekretariat Dewan Adat Papua (DAP) Wilayah I Meepago Kabupaten Nabire yang berada di Jalan Jakarta, Karang Mulia diresmikan Rabu (25/3),

Ketua Dewan Adat Papua Wilayah I Meepago, Philemon Madai, menyampaikan bahwa dirinya sebagai anak asli dan tuan tanah di Kabupaten Nabire membuka ruang bagi siapa pun yang ingin datang dan berkontribusi membangun daerah. Namun demikian, ia menekankan pentingnya kerja sama yang harmonis antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga adat.

“Kami sebagai pemilik negeri ini terbuka bagi siapa saja yang ingin membangun Nabire, tetapi harus ada kerja sama yang baik antara pemerintah, masyarakat, dan adat,” ujar Madai kepada media usai mengikuti acara peresmian sekretariat. Ia juga menegaskan pentingnya kebersamaan dalam mendorong kemajuan daerah.

Baca Juga :  Sukseskan STC 2023, Kominfo Siapkan Empat Dukungan

Sementara itu, Sekretaris Dewan Adat Papua Wilayah I Meepago, Fransiskus Magai, mengungkapkan rasa syukur atas diresmikannya sekretariat ini. Ia menilai kehadiran sekretariat ini menjadi simbol sekaligus pintu masuk bagi peran aktif lembaga adat dalam mendukung pembangunan daerah.

“Kami bersyukur sekretariat ini bisa diresmikan. Ini menjadi pintu gerbang bagi adat untuk terlibat aktif dalam setiap proses pembangunan di wilayah,” katanya.

Menurutnya, keberadaan Dewan Adat tidak terlepas dari lahirnya Otonomi Khusus yang bertujuan untuk membela tanah serta melindungi hak-hak masyarakat adat. “Adat hadir bersamaan dengan Otonomi Khusus, untuk membela tanah dan melindungi masyarakat adat agar tidak kehilangan hak-haknya,” jelas Magai.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

/