Saturday, January 3, 2026
30.7 C
Jayapura

Penjualan Minim, Tapi Masih Berharap pada Malam Pergantian Tahun

Bincang-Bincang dengan para Penjual Petasan di Sentani

Penjualan petasan tidak seramai dulu,tetapi harapan kecil dari penjual petasan,akhir tahun selalu membawa rezeki tersendiri.

Laporan : YOHANA_SENTANI

Menjelang akhir Desember, deretan lapak petasan di Sentani mulai bermunculan, meski suasananya tak seramai tahun-tahun sebelumnya. Beberapa penjual tampak duduk santai di depan lapak, sesekali merapikan kardus berisi petasan sambil menunggu pembeli yang datang.

Sunyi, bahkan sesekali para penjual terlihat menguap, menahan kantuk karena tak satupun pengunjung yang datang sama sekali. Apalagi ada larangan untuk tidak menggelar pesta kembang api di akhir tahun menambah keresahan para pedagang kembang api.

Yani, salah satu penjual petasan, mengaku tahun ini terasa berbeda. Jika biasanya menjelang Natal hingga Tahun Baru lapaknya ramai didatangi pembeli, kali ini ia lebih sering menunggu.“Tidak seramai dulu,” ujarnya singkat sambil tersenyum. Namun, ia tetap bertahan.

Baca Juga :  Rutin Laksanakan Upacara Hari Kesadaran Nasional 

Bagi Yani, akhir tahun selalu membawa harapan. Meski pembeli belum banyak, tanda-tanda itu mulai terlihat. “Petasan korek dan roman candle sudah mulai dicari. Pelan-pelan ada yang datang,” katanya.

Yani percaya, malam pergantian tahun akan menjadi titik balik. Menurutnya, hampir setiap tahun, lonjakan pembelian baru benar-benar terasa pada malam 31 Desember, saat masyarakat bersiap menyambut tahun baru dengan letupan cahaya dan suara.

Bincang-Bincang dengan para Penjual Petasan di Sentani

Penjualan petasan tidak seramai dulu,tetapi harapan kecil dari penjual petasan,akhir tahun selalu membawa rezeki tersendiri.

Laporan : YOHANA_SENTANI

Menjelang akhir Desember, deretan lapak petasan di Sentani mulai bermunculan, meski suasananya tak seramai tahun-tahun sebelumnya. Beberapa penjual tampak duduk santai di depan lapak, sesekali merapikan kardus berisi petasan sambil menunggu pembeli yang datang.

Sunyi, bahkan sesekali para penjual terlihat menguap, menahan kantuk karena tak satupun pengunjung yang datang sama sekali. Apalagi ada larangan untuk tidak menggelar pesta kembang api di akhir tahun menambah keresahan para pedagang kembang api.

Yani, salah satu penjual petasan, mengaku tahun ini terasa berbeda. Jika biasanya menjelang Natal hingga Tahun Baru lapaknya ramai didatangi pembeli, kali ini ia lebih sering menunggu.“Tidak seramai dulu,” ujarnya singkat sambil tersenyum. Namun, ia tetap bertahan.

Baca Juga :  Warga pun Sukarela Sumbang Sepeda Ontel, Pakaian, dan Lampu untuk Properti

Bagi Yani, akhir tahun selalu membawa harapan. Meski pembeli belum banyak, tanda-tanda itu mulai terlihat. “Petasan korek dan roman candle sudah mulai dicari. Pelan-pelan ada yang datang,” katanya.

Yani percaya, malam pergantian tahun akan menjadi titik balik. Menurutnya, hampir setiap tahun, lonjakan pembelian baru benar-benar terasa pada malam 31 Desember, saat masyarakat bersiap menyambut tahun baru dengan letupan cahaya dan suara.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya