Sadar Krisis Identitas Generasi Muda, Jalan Kaki Mencatat Sejarah Klaten

Respons netizen Klaten ternyata luar biasa. Interaksi digital mereka bahkan sempat meledak saat merilis konten mengenai sejarah panjang klub sepak bola kebanggaan daerah, PSIK Klaten. Dari sana, gelombang pengikut dan pencari informasi sejarah kian melesat.Ke depan, Airell dan Naufal yang kini juga mengabdikan diri sebagai petugas teknis Museum Daerah Klaten ini, menargetkan output yang lebih permanen berbentuk literasi fisik seperti buku, jurnal ilmiah populer, hingga merchandise bertema historis Klaten.

Bagi mereka, misi Klaten Lampau bukan sekadar romantisme masa lalu, melainkan sebuah obat untuk mengatasi krisis identitas anak muda daerah. “Poinnya adalah agar generasi muda lebih bangga dengan kotanya sendiri. Caranya dengan mengerti sejarahnya. Kita perlu tahu jati diri kita, dan itu bisa digali lewat eksplorasi sumber sejarah di Klaten,” ujar Naufal. (ren/bun)

Baca Juga :  Perhatikan Perkembangan Anak, Jadikan Rumah Sebagai Wadah untuk Berinteraksi

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Respons netizen Klaten ternyata luar biasa. Interaksi digital mereka bahkan sempat meledak saat merilis konten mengenai sejarah panjang klub sepak bola kebanggaan daerah, PSIK Klaten. Dari sana, gelombang pengikut dan pencari informasi sejarah kian melesat.Ke depan, Airell dan Naufal yang kini juga mengabdikan diri sebagai petugas teknis Museum Daerah Klaten ini, menargetkan output yang lebih permanen berbentuk literasi fisik seperti buku, jurnal ilmiah populer, hingga merchandise bertema historis Klaten.

Bagi mereka, misi Klaten Lampau bukan sekadar romantisme masa lalu, melainkan sebuah obat untuk mengatasi krisis identitas anak muda daerah. “Poinnya adalah agar generasi muda lebih bangga dengan kotanya sendiri. Caranya dengan mengerti sejarahnya. Kita perlu tahu jati diri kita, dan itu bisa digali lewat eksplorasi sumber sejarah di Klaten,” ujar Naufal. (ren/bun)

Baca Juga :  Isi Dua Bangunan Situs  Sejarah  Dijarah Oknum Masyarakat 

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q

Berita Terbaru

Artikel Lainnya