Menariknya, pemenang ajang ini nantinya tidak hanya mengenakan mahkota untuk seremoni semata. Selama satu tahun masa jabatan, mereka berkomitmen untuk menjadi mitra pemerintah dalam berbagai kegiatan sosial dan promosi pariwisata secara sukarela.
“Mereka wajib hadir dalam kegiatan sosial tanpa perlu diundang. Ini adalah tugas untuk menginspirasi anak-anak seusia mereka bahwa membantu negara bisa dimulai dari hal-hal kecil di lingkungan sekitar,” tegas Maria Novita.
Para pemenang dari seleksi ini nantinya akan diboyong ke Jakarta pada Agustus 2026 untuk bertarung di tingkat nasional, membawa nama harum Papua Tengah dan Maluku di kancah yang lebih luas. Pemilihan Miss Bintang Indonesia (MBI) Papua Tengah dan Maluku 2026 di Timika menandai pergeseran paradigma kontes kecantikan. Tidak lagi terpaku pada standar estetika semata, ajang ini menitikberatkan pada pembentukan karakter birokrat sosial masa depan. Dengan melibatkan kategori usia dini hingga dewasa, MBI berupaya menanamkan nilai kemanusiaan dan kepercayaan diri sejak dini, sekaligus memposisikan Timika sebagai pusat industri kreatif baru di wilayah Papua Tengah. (*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Menariknya, pemenang ajang ini nantinya tidak hanya mengenakan mahkota untuk seremoni semata. Selama satu tahun masa jabatan, mereka berkomitmen untuk menjadi mitra pemerintah dalam berbagai kegiatan sosial dan promosi pariwisata secara sukarela.
“Mereka wajib hadir dalam kegiatan sosial tanpa perlu diundang. Ini adalah tugas untuk menginspirasi anak-anak seusia mereka bahwa membantu negara bisa dimulai dari hal-hal kecil di lingkungan sekitar,” tegas Maria Novita.
Para pemenang dari seleksi ini nantinya akan diboyong ke Jakarta pada Agustus 2026 untuk bertarung di tingkat nasional, membawa nama harum Papua Tengah dan Maluku di kancah yang lebih luas. Pemilihan Miss Bintang Indonesia (MBI) Papua Tengah dan Maluku 2026 di Timika menandai pergeseran paradigma kontes kecantikan. Tidak lagi terpaku pada standar estetika semata, ajang ini menitikberatkan pada pembentukan karakter birokrat sosial masa depan. Dengan melibatkan kategori usia dini hingga dewasa, MBI berupaya menanamkan nilai kemanusiaan dan kepercayaan diri sejak dini, sekaligus memposisikan Timika sebagai pusat industri kreatif baru di wilayah Papua Tengah. (*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q