Wednesday, January 14, 2026
26.4 C
Jayapura

Berawal dari Kegagalan, Kini Nala Indonesia Tea Malah Mendunia

Harga produk Nala Indonesia Tea bervariasi, mulai dari Rp35 ribu untuk kemasan kecil sekitar 15 gram, hingga Rp340 ribu untuk kemasan premium 100 gram, tergantung jenis dan varian produk. Untuk segmen HORECA dan premium, harga produk artisan bisa mencapai lebih dari Rp1 juta untuk kemasan besar.

Salah satu produk paling unik adalah Nalawatea, racikan teh hijau dengan 15 bahan dasar, yang mengombinasikan berbagai rempah dan bunga. Produk ini berhasil meraih juara nasional dan sekaligus juara internasional di Australia, menjadikannya salah satu ikon Nala Indonesia Tea.

Perjalanan Nala Indonesia Tea mengalami lonjakan signifikan ketika mendapatkan pendampingan intensif dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Tegal. Awalnya, Nala terlibat dalam Festival Kopi dan Teh Pantura, yang menjadi pintu masuk ke program pembinaan UMKM unggulan Bank Indonesia.

Baca Juga :  Pasir Timbul Munculkan Kesan Magis, Banyak Spot Foto Iconik di Kawasan Wisata

Pendampingan BI dilakukan secara menyeluruh, mulai dari penguatan mindset kewirausahaan, penataan manajemen usaha, peningkatan kualitas produk, hingga branding dan legalitas. Bank Indonesia juga memfasilitasi sertifikasi halal, pameran nasional dan internasional, serta business matching dengan mitra strategis.“Bank Indonesia tidak hanya memberi fasilitas, tetapi membangun fondasi agar usaha kami siap bersaing secara global,” kata Ratih.

Harga produk Nala Indonesia Tea bervariasi, mulai dari Rp35 ribu untuk kemasan kecil sekitar 15 gram, hingga Rp340 ribu untuk kemasan premium 100 gram, tergantung jenis dan varian produk. Untuk segmen HORECA dan premium, harga produk artisan bisa mencapai lebih dari Rp1 juta untuk kemasan besar.

Salah satu produk paling unik adalah Nalawatea, racikan teh hijau dengan 15 bahan dasar, yang mengombinasikan berbagai rempah dan bunga. Produk ini berhasil meraih juara nasional dan sekaligus juara internasional di Australia, menjadikannya salah satu ikon Nala Indonesia Tea.

Perjalanan Nala Indonesia Tea mengalami lonjakan signifikan ketika mendapatkan pendampingan intensif dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Tegal. Awalnya, Nala terlibat dalam Festival Kopi dan Teh Pantura, yang menjadi pintu masuk ke program pembinaan UMKM unggulan Bank Indonesia.

Baca Juga :  Gayung Bersambut, Diberi Bekal Ketrampilan Untuk Lestarikan Warisan 

Pendampingan BI dilakukan secara menyeluruh, mulai dari penguatan mindset kewirausahaan, penataan manajemen usaha, peningkatan kualitas produk, hingga branding dan legalitas. Bank Indonesia juga memfasilitasi sertifikasi halal, pameran nasional dan internasional, serta business matching dengan mitra strategis.“Bank Indonesia tidak hanya memberi fasilitas, tetapi membangun fondasi agar usaha kami siap bersaing secara global,” kata Ratih.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya