Jembatan Merah Dipenuhi Masyarakat, Kawasan Kupang Dok II Tak Lagi Seramai Dulu

Pemandangan yang sama juga terlihat di langit Jembatan Merah Youtefa Jayapura pada Selasa (1/12/2025) dini hari dipenuhi kembang api. Warga mulai ramai berdatangan ke kawasan Jembatan Merah Youtefa sejak selasa (31/12/2024) sekira pukul 22.00 WIT.

Kembang api mulai dinyatakan menjelang detik-detik pergantian tahun. Kemacetan lalu lintas di sekitar lokasi pun tak terhindarkan baik saat berlangsung pesta kembang api maupun arus balik saat acara selesai.

Warga Jayapura bernama Yulius (40) mengaku menghabiskan uang Rp 2 juta untuk membeli berbagai jenis kembang api.  “Kami rela beli sebanyak ini (kembang api) demi memeriahkan malam penganti tahun ini,” ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, Rabu (1/1/2025).

Baca Juga :  Sambangi Warga, Wujudkan Keharmonisan Polisi dan Masyarakat

Suara dentuman dan pijaran kembang api masih terdengar dan menghiasi langit Jembatan Youtefa hingga pukul 02.00 WIT.

Beberapa warga lain di kota Jayapura yang ditemui Cenderawasih Pos, mengakui hal yang sama soal penyiapan dana khusus untuk membeli kembang api.

Malam pergantian tahun di Kota Jayapura akhirnya diakhiri dengan suasana semarak penuh kebersamaan, meninggalkan kenangan manis yang akan dikenang sepanjang tahun.

Sementara Ramadhani yang ditemui koran ini di kantor gubernur nampak kecewa, karena kawasan bangku panjang  (Kupang) Dok II kantor gubernur Papua tak semeriah tahun-tahun sebelumnya.

“Hampir tiap tahun kalau malam tahun baru saya datang ke sini untuk melihat kembang api, tapi tahun ini memang tidak ramai, mungkin karena hujan atau apa saja tidak tahu, tapi memang tidak ramai di sini (Kupang),” jelasnya. (*/wen)

Baca Juga :  Pemkab Sarmi Mobilisasi Warga dari 10 Kampung di Apawer Menuju PSU

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Pemandangan yang sama juga terlihat di langit Jembatan Merah Youtefa Jayapura pada Selasa (1/12/2025) dini hari dipenuhi kembang api. Warga mulai ramai berdatangan ke kawasan Jembatan Merah Youtefa sejak selasa (31/12/2024) sekira pukul 22.00 WIT.

Kembang api mulai dinyatakan menjelang detik-detik pergantian tahun. Kemacetan lalu lintas di sekitar lokasi pun tak terhindarkan baik saat berlangsung pesta kembang api maupun arus balik saat acara selesai.

Warga Jayapura bernama Yulius (40) mengaku menghabiskan uang Rp 2 juta untuk membeli berbagai jenis kembang api.  “Kami rela beli sebanyak ini (kembang api) demi memeriahkan malam penganti tahun ini,” ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, Rabu (1/1/2025).

Baca Juga :  Pulang Sekolah Langsung Mengayuh, Sehari Bisa Kantongi Rp 150 Ribu

Suara dentuman dan pijaran kembang api masih terdengar dan menghiasi langit Jembatan Youtefa hingga pukul 02.00 WIT.

Beberapa warga lain di kota Jayapura yang ditemui Cenderawasih Pos, mengakui hal yang sama soal penyiapan dana khusus untuk membeli kembang api.

Malam pergantian tahun di Kota Jayapura akhirnya diakhiri dengan suasana semarak penuh kebersamaan, meninggalkan kenangan manis yang akan dikenang sepanjang tahun.

Sementara Ramadhani yang ditemui koran ini di kantor gubernur nampak kecewa, karena kawasan bangku panjang  (Kupang) Dok II kantor gubernur Papua tak semeriah tahun-tahun sebelumnya.

“Hampir tiap tahun kalau malam tahun baru saya datang ke sini untuk melihat kembang api, tapi tahun ini memang tidak ramai, mungkin karena hujan atau apa saja tidak tahu, tapi memang tidak ramai di sini (Kupang),” jelasnya. (*/wen)

Baca Juga :  Monitor Sembako, ABR Minta Distributor Jangan Ada Penimbunan

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Berita Terbaru

Artikel Lainnya