Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 7 Jayapura merupakan salah satu sekolah yang menyatakan kesiapannya untuk melaksanakan proses SPMB tahun ajaran 2026/2027. Adapun proses penerimaan ini dipastikan akan berjalan sesuai dengan petunjuk tekni
PAPAN demi papan dilepas perlahan. Genting-genting tua diturunkan dari atap yang mulai rapuh. Beberapa warga memanjat rangka bangunan yang sudah dimakan usia. Yang lain berdiri di bawah, menerima kayu-kayu lama dengan hati-hati, seolah tak
Di balik lembaran berkas perkara yang menumpuk, ada kisah-kisah pilu tentang biduk rumah tangga yang karam. Sebagian besar justru di saat usia pasangan masih berada di puncak produktivitas. Ketukan palu hakim menjadi penanda akhir dari perj
Sejak bergabung dengan Aktivis Peneleh pada 2024, cowok yang akrab disapa Bili ini meyakini bahwa salah satu persoalan yang dihadapi anak muda saat ini bukan sekadar minimnya akses informasi, melainkan berkurangnya ruang untuk mengolah info
Dalam video tersebut, wartawan yang kerap melakukan peliputan di desk hukum tersebut, meminta agar pemerintah Indonesia membebaskannya. Selain itu, Abeng juga meminta agar pemerintah dan masyarakat Indonesia terus mendukung kemerdekaan Pale
Setiap tanggal 8 Juni, masyarakat global memperingati Hari Laut Sedunia atau World Oceans Day. Peringatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum krusial untuk mengingatkan umat manusia akan peran vital samudra sebagai sumber
Tak ada sekat budaya di kapal mungil berbobot sekitar 5 gross tone (GT) itu. Obrolan demi obrolan pun mengalir begitu saja, seperti kawan lama yang sudah saling mengenal. Padahal para relawan dalam kapal itu berbeda suku, bangsa, dan agama.
Bagi masyarakat adat Sentani, ikan ini bukan sekadar sumber pangan. Gabus Sentani memiliki nilai budaya, ekonomi, dan sosial yang sangat tinggi. Dalam bahasa lokal, ikan ini dikenal dengan berbagai nama seperti kayou untuk gabus hitam, kahe
Hiruk pikuk Piala Dunia 2026 mulai terasa di Kota Jayapura. Tidak hanya ditandai dengan maraknya penjualan atribut sepak bola dan bendera negara peserta, tetapi juga semangat warga yang mulai menghias lingkungan mereka menyambut pesta sepak
Karena merasa tidak diterima oleh lingkungan sekolah, Fika akhirnya berhenti bersekolah selama sekitar 2 tahun. Selama di rumah, ia menghabiskan waktu membantu pekerjaan rumah tangga dan bermain game. "Di rumah saja bersih-bersih rumah sama