Berbeda dengan sekolah-sekolah di jantung kota yang memiliki ribuan murid, SMKN 8 Jayapura memiliki jumlah siswa yang tergolong sedikit. Lokasinya yang jauh dari keramaian masyarakat membuat sekolah ini jarang terdengar di telinga publik.
Timika dipilih menjadi tuan rumah, menggeser dominasi ibu kota provinsi berkat kelengkapan fasilitas publiknya. Ajang ini bukan sekadar panggung untuk pamer kecantikan fisik. Lebih dari itu, MBI 2026 mengusung misi mencari sosok perempuan y
Selasa (12/5) pagi kemarin, layanan posko pengaduan masyarakat di Polres Jayapura terlihat sudah didatangi masyarakat yang hendak melapor. Mereka merupakan korban pencurian, pengrusakan dan pembakaran kendaraan pasca kerusuhan di Stadion Lu
Suasana di sekitar Stadion Lukas Enembe selalu berubah menjadi lebih hidup setiap kali pertandingan Persipura Jayapura digelar. Sorak sorai suporter, deretan kendaraan yang memadati area stadion, hingga aroma makanan dari lapak-lapak UMKM
Sekretaris KPKC Keuskupan Jayapura, Elias Awekidabi Gobay, menyampaikan bahwa data tersebut diperoleh melalui hasil pendataanya selama ini di sejumlah wilayah di Kota Jayapura. Mayoritas anak yang didata berasal dari keluarga miskin, keluar
Padahal beberapa tahun lalu, Ruko Dok II adalah salah satu tempat favorit warga Kota Jayapura untuk menghabiskan malam. Di kawasan ini, masyarakat bisa menikmati berbagai pilihan kuliner, nongkrong di kafe, hingga berkaraoke bersama keluarg
Franky yang memiliki golongan darah B tersebut mengaku pada awalnya dia melakukan donor ada kekuatiran seperti yang kemungkinan dialami sebagian orang bahwa setelah melakukan donor darah yang ada di dalam tubuhnya akan berkurang. ‘’Awalnya
Komitmen untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah anak ini, diwujudkan Kanwil Ditjenpas melalui kegiatan sosialisasi bertema “Memanusiakan Anak di Ambang Hukum” melalui konsep Sekolah Ramah Anak (SRA) di SMK Negeri 8 Teknologi Inf
Kepala Lapas Kelas IIB Tabanan, Prawira Hadiwidjojo, menatap tajam ke arah para peserta pelatihan. Baginya, program kemandirian ini adalah napas baru dalam proses reintegrasi sosial. Ia tak ingin mereka bebas hanya dengan membawa status "ma
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah "jeda waktu" untuk belajar. Seperti sekolah, warga binaan dididik untuk mengenali kesalahan masa lalu, memperbaikinya,