alexametrics
28.7 C
Jayapura
Thursday, May 19, 2022

Penjualan Kue Kering Mulai Marak

MULAI MARAK- Seorang penjual kue kering di pasar Youtefa saat menunjukan berbagai jenis kue yang dijual, Rabu (22/5) kemarin.( FOTO : Yohana/Cepos)

JAYAPURA – Menyambut Idul Fitri para penjual kue kering rumahan mulai menyiapkan berbagai kue kering dan cake untuk melengkapi permintaan masyarakat. Produksi kue kering rumahan tersebut mulai dilakukan sejak minggu kedua bulan ramadhan sampai dengan H-2 sebelum Lebaran.

  Diana salah seorang penjual kue kering di Pasar Youtefa mengatakan, pihaknya sudah mulai menyiapkan kue kering sejak minggu kedua ramadahan, saat ini sudah tersedia 10 karton atau sebanyak 120 toples dengan berbagai jenis kue, belum ditambah dengan kue titipan dari masyarakat lainnya.

  “ Kali ini persiapan yang kami lakukan tidak terlalalu banyak, sampai dengan saat ini kami baru siapkan 20 karton yang mana 10 karton buatan sendiri dan 10 karton lagi merupakan titipan jadi total kue yang kami siapkan sebanyak 240 toples,” katanya kepada Cenderawasih Pos, Rabu (22/5) kemarin.

Baca Juga :  AMDK Robongholo jadi Minuman Resmi Peparnas XVI Papua

 Diakuinya, pihaknya tidak hanya menyiapkan kue kering tetapi juga kue cake sesuai kebutuhan konsumen. Untuk saat ini, dirinya akui pembelian kue kering belum terlalu ramai, akan tetapi untuk memenuhi permintaan masyarakat pihaknya sengaja menyiapkan kue kering lebih awal.

“Setiap tahun selalu kami siapkan kue kering, biasanya pada H-7 sampai hari H penjualan kue kering meningkat. Harga yang kami berikan terjangkau yakni Rp 35 ribu/toples jika beli 3 toples sekaligus Rp 100 ribu, sedangkan untuk cake kami jual Rp 60 ribu/kue,” terangnya.

Sementara itu Wati penjual kue kering lainnya di Pasar Youtefa juga mengakui bahwa pihaknya khusus menyambut Idul Fitri menyiapkan kue kering sebanyak 400 toples, yang mana kue tersebut sudah diproduksi sejak minggu pertama puasa dan baru dijualnya pada pertengahan puasa.

Baca Juga :  Dermaster Segera Hadirkan Produk dan Treatment Terbaru

  “ Kami produksi sendiri dengan membayar tenaga kerja, adapun pekerja yang saya pakai sebanyak 2 orang, saya membayar upah mereka sampai dengan minggu terakhir puasa atau hitungan satu bulan Rp 1,5 juta perorang,” jelasnya.

  Diakuinya, setiap kue yang disediakanya beraneka jenis mulai dari nastar, putri salju, kue rambutan, lida kucing dan sebagainya. Harganya pun cukup terjangkau yakni Rp 35 ribu/toples dan biasanya sampai dengan mendekati hari raya pihaknya berikan harga khusus dengan tujuan menghabiskan stok kue yang telah diproduksinya. (ana)

MULAI MARAK- Seorang penjual kue kering di pasar Youtefa saat menunjukan berbagai jenis kue yang dijual, Rabu (22/5) kemarin.( FOTO : Yohana/Cepos)

JAYAPURA – Menyambut Idul Fitri para penjual kue kering rumahan mulai menyiapkan berbagai kue kering dan cake untuk melengkapi permintaan masyarakat. Produksi kue kering rumahan tersebut mulai dilakukan sejak minggu kedua bulan ramadhan sampai dengan H-2 sebelum Lebaran.

  Diana salah seorang penjual kue kering di Pasar Youtefa mengatakan, pihaknya sudah mulai menyiapkan kue kering sejak minggu kedua ramadahan, saat ini sudah tersedia 10 karton atau sebanyak 120 toples dengan berbagai jenis kue, belum ditambah dengan kue titipan dari masyarakat lainnya.

  “ Kali ini persiapan yang kami lakukan tidak terlalalu banyak, sampai dengan saat ini kami baru siapkan 20 karton yang mana 10 karton buatan sendiri dan 10 karton lagi merupakan titipan jadi total kue yang kami siapkan sebanyak 240 toples,” katanya kepada Cenderawasih Pos, Rabu (22/5) kemarin.

Baca Juga :  BNI Gelar Akad Kredit Massal 4.675 Debitur KPR Sejahtera FLPP

 Diakuinya, pihaknya tidak hanya menyiapkan kue kering tetapi juga kue cake sesuai kebutuhan konsumen. Untuk saat ini, dirinya akui pembelian kue kering belum terlalu ramai, akan tetapi untuk memenuhi permintaan masyarakat pihaknya sengaja menyiapkan kue kering lebih awal.

“Setiap tahun selalu kami siapkan kue kering, biasanya pada H-7 sampai hari H penjualan kue kering meningkat. Harga yang kami berikan terjangkau yakni Rp 35 ribu/toples jika beli 3 toples sekaligus Rp 100 ribu, sedangkan untuk cake kami jual Rp 60 ribu/kue,” terangnya.

Sementara itu Wati penjual kue kering lainnya di Pasar Youtefa juga mengakui bahwa pihaknya khusus menyambut Idul Fitri menyiapkan kue kering sebanyak 400 toples, yang mana kue tersebut sudah diproduksi sejak minggu pertama puasa dan baru dijualnya pada pertengahan puasa.

Baca Juga :  Tidak Ada Event, Penjualan Souvenir Khas Papua Sepi Pembeli

  “ Kami produksi sendiri dengan membayar tenaga kerja, adapun pekerja yang saya pakai sebanyak 2 orang, saya membayar upah mereka sampai dengan minggu terakhir puasa atau hitungan satu bulan Rp 1,5 juta perorang,” jelasnya.

  Diakuinya, setiap kue yang disediakanya beraneka jenis mulai dari nastar, putri salju, kue rambutan, lida kucing dan sebagainya. Harganya pun cukup terjangkau yakni Rp 35 ribu/toples dan biasanya sampai dengan mendekati hari raya pihaknya berikan harga khusus dengan tujuan menghabiskan stok kue yang telah diproduksinya. (ana)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

/