alexametrics
25.7 C
Jayapura
Sunday, May 22, 2022

Daya Saing Usaha di Papua Mulai Membaik

Suasana kegiatan survey daya saing usaha untuk semua sektor bisnis di Papua dan Musyawarah Provinsi Apindo Papua yang digelar di @Hom Jayapura, Senin (20/5) kemarin.( FOTO : Yohana/Cepos)

JAYAPURA – Sekretaris Asosiasi Pengusaha Indonesia Bidang Organisasi dan Pemberdayaan Daerah Wahyu Handoko  mengatakan, DPP Apindo Papua saat ini menyelenggarakan dua kegiatan yaitu survey daya saing usaha untuk semua sektor bisnis di Papua dan Musyawarah Provinsi untuk memilih Ketua DPP Apindo Papua yang baru.

 “Kami harapkan dengan adanya kegiatan Survey Daya Saing Usaha ini mendapatkan masukan dari sektor-sektor usaha swasta agar dapat dipakai oleh DPP Apindo Papua untuk mengambil kebijakan yang terkait dengan sektor-sektor  usaha yang strategis di Papua,”ungkap Wahyu kepada Cenderawasih Pos, Senin(20/5) kemarin.

 Diakuinya, daya saingi usaha di Papua menjadi PR bersama bukan hanya untuk Apindo Papua saja, tetapi juga bagi Apindo nasional untuk meningkatkan daya saing usaha di Papua.

Baca Juga :  Subsidi Pasar Murah, Beras Turun Rp 100 ribu/10 kg

 Survey usaha ini sudah pihaknya lakukan dibeberapa negara lainnya dengan tujuan agar ada kompetisi di setiap provinsi supaya daya saing usaha usaha meningkat.

 Diakuinya, daya saing usaha di Papua sudah mulai membaik dan saat ini kepesertaan anggota Apindo di Papua sekitar 80 peserta. Melalui kegiatan ini pihaknya berharap dapat meningkatkan peran para pengusaha untuk bergabung di Apindo Papua,  karena banyak pengusaha di Papua yang masih belum bergabung dan belum memahami tugas dan fungsi dari Apindo.

 Sementara itu, Bidang Organisasi Apindo Pusat, Bernat mengatakan,  peran Apindo sendiri dalam menumbuhkan daya saing usaha di Papua sangat dibutuhkan ketenangan usaha dalam berinvestasi. Bagi seorang pengusaha yang sangat dibutuhkan dalam berinvestasi dalam suatu daerah, yang pasti daerah tersebut memiliki kepastian hukum dan ketenangan bekerja, sehingga  hubungan industry berjalan baik.

Baca Juga :  Depot Air Isi Ulang Qualala Hadir di Belakang SIP

 Ketua Dewan Pertimbangan Apindo Papua, Yulius menambahkan, keterbatasan para pengusaha untuk bergabung di Apindo Papua dipengaruhi oleh letak georafis yang sulit sehingga terkadang koordinasi yang ingin pihaknya jalin kadang tidak bisa terwujud.

“Kami akan terus melakukan perbaikan-perbaikan kearah yang lebih baik agar hadirnya Apindo di Papua dapat bermanfaat bagi karyawan maupun pengusaha itu sendiri,” terangnya. (ana/ary)

Suasana kegiatan survey daya saing usaha untuk semua sektor bisnis di Papua dan Musyawarah Provinsi Apindo Papua yang digelar di @Hom Jayapura, Senin (20/5) kemarin.( FOTO : Yohana/Cepos)

JAYAPURA – Sekretaris Asosiasi Pengusaha Indonesia Bidang Organisasi dan Pemberdayaan Daerah Wahyu Handoko  mengatakan, DPP Apindo Papua saat ini menyelenggarakan dua kegiatan yaitu survey daya saing usaha untuk semua sektor bisnis di Papua dan Musyawarah Provinsi untuk memilih Ketua DPP Apindo Papua yang baru.

 “Kami harapkan dengan adanya kegiatan Survey Daya Saing Usaha ini mendapatkan masukan dari sektor-sektor usaha swasta agar dapat dipakai oleh DPP Apindo Papua untuk mengambil kebijakan yang terkait dengan sektor-sektor  usaha yang strategis di Papua,”ungkap Wahyu kepada Cenderawasih Pos, Senin(20/5) kemarin.

 Diakuinya, daya saingi usaha di Papua menjadi PR bersama bukan hanya untuk Apindo Papua saja, tetapi juga bagi Apindo nasional untuk meningkatkan daya saing usaha di Papua.

Baca Juga :  Perhotelan Dukung Suksesnya PON XX

 Survey usaha ini sudah pihaknya lakukan dibeberapa negara lainnya dengan tujuan agar ada kompetisi di setiap provinsi supaya daya saing usaha usaha meningkat.

 Diakuinya, daya saing usaha di Papua sudah mulai membaik dan saat ini kepesertaan anggota Apindo di Papua sekitar 80 peserta. Melalui kegiatan ini pihaknya berharap dapat meningkatkan peran para pengusaha untuk bergabung di Apindo Papua,  karena banyak pengusaha di Papua yang masih belum bergabung dan belum memahami tugas dan fungsi dari Apindo.

 Sementara itu, Bidang Organisasi Apindo Pusat, Bernat mengatakan,  peran Apindo sendiri dalam menumbuhkan daya saing usaha di Papua sangat dibutuhkan ketenangan usaha dalam berinvestasi. Bagi seorang pengusaha yang sangat dibutuhkan dalam berinvestasi dalam suatu daerah, yang pasti daerah tersebut memiliki kepastian hukum dan ketenangan bekerja, sehingga  hubungan industry berjalan baik.

Baca Juga :  Harga Komoditi Pertanian Relatif Stabil

 Ketua Dewan Pertimbangan Apindo Papua, Yulius menambahkan, keterbatasan para pengusaha untuk bergabung di Apindo Papua dipengaruhi oleh letak georafis yang sulit sehingga terkadang koordinasi yang ingin pihaknya jalin kadang tidak bisa terwujud.

“Kami akan terus melakukan perbaikan-perbaikan kearah yang lebih baik agar hadirnya Apindo di Papua dapat bermanfaat bagi karyawan maupun pengusaha itu sendiri,” terangnya. (ana/ary)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

/