alexametrics
25.7 C
Jayapura
Monday, May 23, 2022

Pertamina Resmikan Titik BBM Satu Harga di Ayamaru Utara

Peresmian Titik BBM Satu Harga di Ayamaru Utara, Maybrat, Jumat (10/5) kemarin.( FOTO : Pertamina for Cepos)

JAYAPURA  –  Sebagai langkah menambah layanan BBM untuk memenuhi kebutuhan energi di wilayah 3T, PT Pertamina (Persero) dan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) meresmikan lembaga penyalur Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kompak CV.Smook Mandiri 86.984.16 di Kampung Yukase, Distrik Ayamaru Kab. Maybrat, Prov. Papua Barat pada Jumat (10/5).

 Kegiatan peresmian ini dihadiri Komite BPH Migas, Muhammad Ibnu Fajar, Region Manager Retail Fuel Marketing VIII PT Pertamina (Persero), Fanda Chrismianto, serta Wakil Bupati Maybrat, Pascalis Kocu.

 Region Manager Retail Fuel Marketing VIII PT Pertamina (Persero), Fanda Chrismianto  menjelaskan, titik BBM Satu Harga di Distrik Ayamaru Utara merupakan titik Satu Harga kedua yang hadir di wilayah Kabupaten Maybrat, Papua Barat sebagai respon atas kebutuhan BBM masyarakat Maybrat.

 “Titik Satu Harga di Distrik Ayamaru Utara adalah titik kedua di Kabupaten Maybrat setelah tahun lalu kami juga meresmikan di wilayah Kambuaya. Total untuk Wilayah Papua dan Papua Barat saat ini telah beroperasi total 30 titik BBM Satu Harga,” ujar Fanda kepada Cenderawasih Pos dalam rilisnya, Sabtu (11/5) lalu.

Baca Juga :  Embarkasi Kumulatif Penumpang Angkutan Udara Turun 51,31 Persen

 Pihaknya berharap, dengan adanya lembaga penyalur ini memberikan manfaat bagi masyarakat Kampung Yukase, Distrik Ayamaru Utara dan ikut mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Maybrat pada umumnya, pihaknya sangat mengapresiasi terhadap komitmen Pemda yang telah mendukung terlaksananya program ini dengan perizinan lembaga penyalur Satu Harga dan mengimbau kepada seluruh masyarakat Maybrat untuk ikut bersama menjaga agar lembaga penyalur dapat memberi manfaat secara optimal.

 Sementara itu, Wakil Bupati Maybrat, Pascalis Kocu, menyampaikan apresiasi kepada Pertamina dan juga BPH Migas yang telah berupaya untuk menghadirkan lagi titik BBM Satu Harga di wilayah Kabupaten Maybrat. 

 “Kami mewakili pemerintah Kabupaten Maybrat sangat mengapresiasi kepada pihak BPH Migas dan PT Pertamina (Persero) sebagai penyalur BBM yang telah mendukung program BBM Satu Harga dengan terus menambah jumlah lembaga penyalur Satu Harga termasuk di wilayah Distrik Ayamaru Utara ini,“ ujar Pascalis 

Baca Juga :  PLN Berikan Harga Tambah Daya Super Hemat

  Sementara itu, Komite BPH Migas Muhammad Ibnu Fajar dalam kegiatan peresmian SPBU Kompak ini menyatakan bahwa program BBM Satu Harga merupakan wujud komitmen pemerintah untuk menyediakan energi berkeadilan bagi masyarakat sesuai dengan amanat Undang-undang dan berharap agar seluruh pihak dapat bersinergi dalam pengawasan pelaksanaan program BBM Satu Harga di wilayah Kabupaten Maybrat. 

 “Program BBM Satu Harga yang dicanangkan pemerintah di tahun 2016 berawal dari Tanah Papua. Sejak pertama dicanangkan, total telah beroperasi 130 titik dan 3 titik lainnya telah melaksanakan uji operasi sehingga total 133 titik dari total target 170 titik BBM Satu Harga hingga akhir tahun 2019,” terangnya. (ana/ary)

Peresmian Titik BBM Satu Harga di Ayamaru Utara, Maybrat, Jumat (10/5) kemarin.( FOTO : Pertamina for Cepos)

JAYAPURA  –  Sebagai langkah menambah layanan BBM untuk memenuhi kebutuhan energi di wilayah 3T, PT Pertamina (Persero) dan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) meresmikan lembaga penyalur Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kompak CV.Smook Mandiri 86.984.16 di Kampung Yukase, Distrik Ayamaru Kab. Maybrat, Prov. Papua Barat pada Jumat (10/5).

 Kegiatan peresmian ini dihadiri Komite BPH Migas, Muhammad Ibnu Fajar, Region Manager Retail Fuel Marketing VIII PT Pertamina (Persero), Fanda Chrismianto, serta Wakil Bupati Maybrat, Pascalis Kocu.

 Region Manager Retail Fuel Marketing VIII PT Pertamina (Persero), Fanda Chrismianto  menjelaskan, titik BBM Satu Harga di Distrik Ayamaru Utara merupakan titik Satu Harga kedua yang hadir di wilayah Kabupaten Maybrat, Papua Barat sebagai respon atas kebutuhan BBM masyarakat Maybrat.

 “Titik Satu Harga di Distrik Ayamaru Utara adalah titik kedua di Kabupaten Maybrat setelah tahun lalu kami juga meresmikan di wilayah Kambuaya. Total untuk Wilayah Papua dan Papua Barat saat ini telah beroperasi total 30 titik BBM Satu Harga,” ujar Fanda kepada Cenderawasih Pos dalam rilisnya, Sabtu (11/5) lalu.

Baca Juga :  Sambut Idul Fitri, Bank Papua Siapkan Uang Kas Rp 1,42 T

 Pihaknya berharap, dengan adanya lembaga penyalur ini memberikan manfaat bagi masyarakat Kampung Yukase, Distrik Ayamaru Utara dan ikut mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Maybrat pada umumnya, pihaknya sangat mengapresiasi terhadap komitmen Pemda yang telah mendukung terlaksananya program ini dengan perizinan lembaga penyalur Satu Harga dan mengimbau kepada seluruh masyarakat Maybrat untuk ikut bersama menjaga agar lembaga penyalur dapat memberi manfaat secara optimal.

 Sementara itu, Wakil Bupati Maybrat, Pascalis Kocu, menyampaikan apresiasi kepada Pertamina dan juga BPH Migas yang telah berupaya untuk menghadirkan lagi titik BBM Satu Harga di wilayah Kabupaten Maybrat. 

 “Kami mewakili pemerintah Kabupaten Maybrat sangat mengapresiasi kepada pihak BPH Migas dan PT Pertamina (Persero) sebagai penyalur BBM yang telah mendukung program BBM Satu Harga dengan terus menambah jumlah lembaga penyalur Satu Harga termasuk di wilayah Distrik Ayamaru Utara ini,“ ujar Pascalis 

Baca Juga :  Libur Lebaran Mendongkrak Pendapataan Pelaku Usaha Wisata

  Sementara itu, Komite BPH Migas Muhammad Ibnu Fajar dalam kegiatan peresmian SPBU Kompak ini menyatakan bahwa program BBM Satu Harga merupakan wujud komitmen pemerintah untuk menyediakan energi berkeadilan bagi masyarakat sesuai dengan amanat Undang-undang dan berharap agar seluruh pihak dapat bersinergi dalam pengawasan pelaksanaan program BBM Satu Harga di wilayah Kabupaten Maybrat. 

 “Program BBM Satu Harga yang dicanangkan pemerintah di tahun 2016 berawal dari Tanah Papua. Sejak pertama dicanangkan, total telah beroperasi 130 titik dan 3 titik lainnya telah melaksanakan uji operasi sehingga total 133 titik dari total target 170 titik BBM Satu Harga hingga akhir tahun 2019,” terangnya. (ana/ary)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

/