alexametrics
24.7 C
Jayapura
Sunday, July 3, 2022

Kesadaran Penumpang Pelni Masih Rendah

KM. Dobonsolo saat sandar di Pelabuhan Jayapura, belum lama ini.(FOTO : Yohana/Cepos)

Dalam Penempatan Seat dan Kebersihan

JAYAPURA – Pelni menilai penumpang di Indonesia Timur masih kurang kesadaran dalam menggunakan jasa angkutan laut.  Hal ini cukup mempengaruhi kenyaman penumpang dan juga pelayanan dari Pelni Cabang Jayapura.

 Kepala Pelni Cabang Jayapura, Harianto Sembiring mengatakan, melayani masyarakat merupakan salah satu tugas dan fungsi dari Pelni. Akan tetapi selama pihaknya melayani masyarakat di Indonesia Timur khusus di Papua, kesadaran masyarakat untuk merasa memiliki fasilitas yang telah disediakan yaitu kapal penumpang masih belum ada.

“Berdasarkan kenyataan, yang sering terjadi di lapangan antara lain membuang ludah pinang tidak pada tempatnya, tidak menjaga kebersihan kapal hingga kesadaran mengenai ketertiban penumpang dalam menempati seat yang kami sediakan,” ungkap Harianto kepada Cenderawasih Pos, Senin (8/4) kemarin.

Baca Juga :  Dampak Covid-19, BTN Jayapura Telah Terima Pengaduan 22 Debitur

Diakuinya, khusus di daerah Indonesia Timur, sampai dengan saat ini pihaknya masih menemukan penumpang yang menempati seat tidak sesuai dengan nomor seat yang tertera pada tiket yang dimiliki. Bahkan untuk mengatur dan menertibkan para penumpang tersebut, pihaknya masih kesulitan. Berbeda halnya dengan para penumpang di daerah barat Indonesia. 

“Kami mengimbau kepada para penumpang maupun masyarakat yang ada di Papua agar mengikuti aturan yang tertera di tiket, terutama dalam hal penempatan seat,  sehingga akan membantu penumpang lainnya dalam hal kenyaman dan pelayanan,” terangnya.

Lanjutnya, dalam pembelian tiket penumpang ada yang mendapatkan seat dan ada juga yang non seat, dimana para penumpang yang tidak mendapatkan seat ini biasanya pembelian tiket yang dilakukan mendadak dan pada posisi seat penuh. 

Baca Juga :  PT. Suzuki Indomobil Sales Luncurkan XL7

 ‘’Untuk itu disarankan kepada calon penumpang agar melakukan pembelian tiket jauh-jauh hari, karena dalam pembelian tiket sekarang sudah lebih tertip dengan langsung dicap nomor seat dan yang terlambat membeli karena seat full, bisa membeli tiket tetapi tidak mendapatkan seat,” terangnya. (ana/ary)

KM. Dobonsolo saat sandar di Pelabuhan Jayapura, belum lama ini.(FOTO : Yohana/Cepos)

Dalam Penempatan Seat dan Kebersihan

JAYAPURA – Pelni menilai penumpang di Indonesia Timur masih kurang kesadaran dalam menggunakan jasa angkutan laut.  Hal ini cukup mempengaruhi kenyaman penumpang dan juga pelayanan dari Pelni Cabang Jayapura.

 Kepala Pelni Cabang Jayapura, Harianto Sembiring mengatakan, melayani masyarakat merupakan salah satu tugas dan fungsi dari Pelni. Akan tetapi selama pihaknya melayani masyarakat di Indonesia Timur khusus di Papua, kesadaran masyarakat untuk merasa memiliki fasilitas yang telah disediakan yaitu kapal penumpang masih belum ada.

“Berdasarkan kenyataan, yang sering terjadi di lapangan antara lain membuang ludah pinang tidak pada tempatnya, tidak menjaga kebersihan kapal hingga kesadaran mengenai ketertiban penumpang dalam menempati seat yang kami sediakan,” ungkap Harianto kepada Cenderawasih Pos, Senin (8/4) kemarin.

Baca Juga :  Barbershop Marak,  Omzet Pangkas Rambut Madura Turun

Diakuinya, khusus di daerah Indonesia Timur, sampai dengan saat ini pihaknya masih menemukan penumpang yang menempati seat tidak sesuai dengan nomor seat yang tertera pada tiket yang dimiliki. Bahkan untuk mengatur dan menertibkan para penumpang tersebut, pihaknya masih kesulitan. Berbeda halnya dengan para penumpang di daerah barat Indonesia. 

“Kami mengimbau kepada para penumpang maupun masyarakat yang ada di Papua agar mengikuti aturan yang tertera di tiket, terutama dalam hal penempatan seat,  sehingga akan membantu penumpang lainnya dalam hal kenyaman dan pelayanan,” terangnya.

Lanjutnya, dalam pembelian tiket penumpang ada yang mendapatkan seat dan ada juga yang non seat, dimana para penumpang yang tidak mendapatkan seat ini biasanya pembelian tiket yang dilakukan mendadak dan pada posisi seat penuh. 

Baca Juga :  Banyak Perusahaan Tidak Patuh Bayar Iuran BPJAMSOSTEK

 ‘’Untuk itu disarankan kepada calon penumpang agar melakukan pembelian tiket jauh-jauh hari, karena dalam pembelian tiket sekarang sudah lebih tertip dengan langsung dicap nomor seat dan yang terlambat membeli karena seat full, bisa membeli tiket tetapi tidak mendapatkan seat,” terangnya. (ana/ary)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

/