Saturday, March 29, 2025
25.7 C
Jayapura

Dampak Efisiensi, Kemenag Papua Pantau Hilal di Komba

JAYAPURA – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Wilayah Papua telah mempersiapkan diri untuk melakukan pemantauan hilal dalam menghadapi awal Syawal 1446 Hijriah. Bila pemantauan hilal awal puasa lalu dilakukan di Pos Observasi Bulan (POB), Lampu Satu, Kabupaten Merauke, namun karena efisiensi anggaran pemantauan Hilal akan berlangsung di Kabupaten Jayapura tepatnya di Hele’yo, Kampung Komba, Sentani Sabtu (29/3) mendatang.

  Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Wilayah Papua, H Musa Narwawan mengatakan sejumlah persiapan  telah dilakukan oleh Kemenag Wilayah Papua untuk melalui pemantauan itu.

  “Alat yang kita gunakan untuk pemantauan Hilal itu sudah kita lakukan rapat kordinasi pada, 24 Maret 2025, bersama tim Tabarukan membahas terkait persiapan kita untuk Raudatul Hilal dalam menghadapi 1 Syawal,” kata Musa.

Baca Juga :  Upacara 17 Agustus, Gubernur Papua Sebagai Inspektur Upacara

  Selanjutnya kata Musa, keputusan mengenai Idul Fitri akan ditetapkan melalui sidang isbat yang akan datang. Hasil dari sidang tersebut akan menjadi acuan bagi umat Islam di Indonesia dalam merayakan Idul Fitri secara serentak.

  Jelas Musa pihaknya menggunakan metode rukyat dan hisab dalam menentukan awal Syawal 1446 Hijriah. Jelasnya selain menggunakan metode rukyat, sidang isbat juga memperhitungkan metode hisab atau perhitungan astronomi. Penerapan metode ini merupakan bagian dari ajaran Islam.

  Pemerintah berharap melalui sidang isbat ini, seluruh umat Islam di Indonesia dapat memperoleh kepastian mengenai perayaan Idul Fitri 1446 H secara serentak. Dengan adanya kepastian tersebut, masyarakat dapat mempersiapkan diri untuk menyambut hari kemenangan dengan penuh khidmat dan kebersamaan.

  Lebih lanjut Musa menjelaskan terkait dengan persiapan sholat Idul Fitri Kabid Binmas Islam itu mengatakan bahwa di Papua khususnya di Kota Jayapura setiap Masjid akan mengelar salat bersama.

Baca Juga :  Pj Gubernur Papua Siap Laksanakan Instruksi Presiden

  Adapun empat titik atau lokasi yang biasa digunakan oleh umat muslim untuk mengelar salat Id di Kota Jayapura  diantaranya, halaman depan kantor gubernur Papua, lapangan Brimob Kotaraja, lapangan Trikora depan Kampus Uncen, dan lapangan Zipur Waena.

   “Semua Masjid yang ada di kota Jayapura akan melaksanakan shalat Idul Fitri masing-masing. Untuk shalat Idul Fitri bersama biasanya umat muslim Kota Jayapura akan mengunakan empat titik lokasi yang akan digunakan jika cuaca mendukung,” pungkas Musa. (kar/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

JAYAPURA – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Wilayah Papua telah mempersiapkan diri untuk melakukan pemantauan hilal dalam menghadapi awal Syawal 1446 Hijriah. Bila pemantauan hilal awal puasa lalu dilakukan di Pos Observasi Bulan (POB), Lampu Satu, Kabupaten Merauke, namun karena efisiensi anggaran pemantauan Hilal akan berlangsung di Kabupaten Jayapura tepatnya di Hele’yo, Kampung Komba, Sentani Sabtu (29/3) mendatang.

  Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Wilayah Papua, H Musa Narwawan mengatakan sejumlah persiapan  telah dilakukan oleh Kemenag Wilayah Papua untuk melalui pemantauan itu.

  “Alat yang kita gunakan untuk pemantauan Hilal itu sudah kita lakukan rapat kordinasi pada, 24 Maret 2025, bersama tim Tabarukan membahas terkait persiapan kita untuk Raudatul Hilal dalam menghadapi 1 Syawal,” kata Musa.

Baca Juga :  Kesal Suami Beli Kacamata, IRT Gantung Diri

  Selanjutnya kata Musa, keputusan mengenai Idul Fitri akan ditetapkan melalui sidang isbat yang akan datang. Hasil dari sidang tersebut akan menjadi acuan bagi umat Islam di Indonesia dalam merayakan Idul Fitri secara serentak.

  Jelas Musa pihaknya menggunakan metode rukyat dan hisab dalam menentukan awal Syawal 1446 Hijriah. Jelasnya selain menggunakan metode rukyat, sidang isbat juga memperhitungkan metode hisab atau perhitungan astronomi. Penerapan metode ini merupakan bagian dari ajaran Islam.

  Pemerintah berharap melalui sidang isbat ini, seluruh umat Islam di Indonesia dapat memperoleh kepastian mengenai perayaan Idul Fitri 1446 H secara serentak. Dengan adanya kepastian tersebut, masyarakat dapat mempersiapkan diri untuk menyambut hari kemenangan dengan penuh khidmat dan kebersamaan.

  Lebih lanjut Musa menjelaskan terkait dengan persiapan sholat Idul Fitri Kabid Binmas Islam itu mengatakan bahwa di Papua khususnya di Kota Jayapura setiap Masjid akan mengelar salat bersama.

Baca Juga :  Diduga Sesak Nafas, Penyebab Doren Wakerkwa Meninggal Dunia

  Adapun empat titik atau lokasi yang biasa digunakan oleh umat muslim untuk mengelar salat Id di Kota Jayapura  diantaranya, halaman depan kantor gubernur Papua, lapangan Brimob Kotaraja, lapangan Trikora depan Kampus Uncen, dan lapangan Zipur Waena.

   “Semua Masjid yang ada di kota Jayapura akan melaksanakan shalat Idul Fitri masing-masing. Untuk shalat Idul Fitri bersama biasanya umat muslim Kota Jayapura akan mengunakan empat titik lokasi yang akan digunakan jika cuaca mendukung,” pungkas Musa. (kar/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

/