Friday, February 27, 2026
25.2 C
Jayapura

Kaburnya Kopitua Jadi Angin Segar Bagi KKB Muda

Hal ini sebelumnya juga ditegaskan oleh Kaops Damai Cartenz dalam kegiatan evaluasi tahunan bersama awak media di Mapolda Papua pada 31 Desember 2025 lalu. Kombes Yusuf mengakui bahwa kehadiran kembali sosok yang dianggap sebagai pimpinan dan tokoh panutan di kelompok tersebut telah memberikan semangat baru bagi para anggotanya.

“Mereka seolah mendapatkan semangat baru. Sosok pimpinan atau tokoh yang mereka segani dan idolakan kembali hadir di tengah mereka, sehingga kejadian-kejadian kembali marak,” ungkapnya.

Menurut dia, pasca kaburnya Heluka, jaringan KKB kembali berkoordinasi, berkumpul, dan menyusun rencana aksi yang berujung pada tindak pidana, mulai dari penganiayaan, pembakaran, pengrusakan fasilitas, hingga aksi yang menyebabkan hilangnya nyawa.

Baca Juga :  Ajak PLN Kolaborasi Kelistrikan Dengan Pembangunan Pemerintah

Dalam upaya menekan eskalasi gangguan keamanan, Satgas Operasi Damai Cartenz bersama jajaran Polda Papua meningkatkan patroli dan operasi penegakan hukum. Hasilnya, sebanyak 28 orang berhasil diamankan di wilayah Yahukimo dalam rentang waktu 10–21 Februari 2026.

Dari jumlah tersebut, sembilan orang telah ditetapkan sebagai tersangka dan dipastikan merupakan bagian dari jaringan KKB. Sementara 19 orang lainnya masih dalam proses pendalaman untuk mengetahui tingkat keterlibatan mereka.

“Jelas, penangkapan ini merupakan buah dari patroli yang kita tingkatkan. Patroli kita perketat, identifikasi kita perjelas, sehingga para pelaku yang sebelumnya melakukan tindak pidana berhasil kita amankan,” tegas Kombes Yusuf.

Ia menambahkan, peningkatan patroli dilakukan secara intensif di sejumlah titik yang selama ini masuk dalam kategori zona merah atau rawan gangguan keamanan. Sebagai langkah pencegahan, Satgas Damai Cartenz telah menambah kekuatan personel di Yahukimo, baik dari unsur Satgas Operasi Damai Cartenz maupun dari Satbrimob Polda Papua. Pengamanan juga dilakukan secara terpadu bersama Polres Yahukimo.

Baca Juga :  JK: Pelayanan PMI Papua Sangat Baik!

Hal ini sebelumnya juga ditegaskan oleh Kaops Damai Cartenz dalam kegiatan evaluasi tahunan bersama awak media di Mapolda Papua pada 31 Desember 2025 lalu. Kombes Yusuf mengakui bahwa kehadiran kembali sosok yang dianggap sebagai pimpinan dan tokoh panutan di kelompok tersebut telah memberikan semangat baru bagi para anggotanya.

“Mereka seolah mendapatkan semangat baru. Sosok pimpinan atau tokoh yang mereka segani dan idolakan kembali hadir di tengah mereka, sehingga kejadian-kejadian kembali marak,” ungkapnya.

Menurut dia, pasca kaburnya Heluka, jaringan KKB kembali berkoordinasi, berkumpul, dan menyusun rencana aksi yang berujung pada tindak pidana, mulai dari penganiayaan, pembakaran, pengrusakan fasilitas, hingga aksi yang menyebabkan hilangnya nyawa.

Baca Juga :  TNI Petakan Lima Daerah Rawan di Papua

Dalam upaya menekan eskalasi gangguan keamanan, Satgas Operasi Damai Cartenz bersama jajaran Polda Papua meningkatkan patroli dan operasi penegakan hukum. Hasilnya, sebanyak 28 orang berhasil diamankan di wilayah Yahukimo dalam rentang waktu 10–21 Februari 2026.

Dari jumlah tersebut, sembilan orang telah ditetapkan sebagai tersangka dan dipastikan merupakan bagian dari jaringan KKB. Sementara 19 orang lainnya masih dalam proses pendalaman untuk mengetahui tingkat keterlibatan mereka.

“Jelas, penangkapan ini merupakan buah dari patroli yang kita tingkatkan. Patroli kita perketat, identifikasi kita perjelas, sehingga para pelaku yang sebelumnya melakukan tindak pidana berhasil kita amankan,” tegas Kombes Yusuf.

Ia menambahkan, peningkatan patroli dilakukan secara intensif di sejumlah titik yang selama ini masuk dalam kategori zona merah atau rawan gangguan keamanan. Sebagai langkah pencegahan, Satgas Damai Cartenz telah menambah kekuatan personel di Yahukimo, baik dari unsur Satgas Operasi Damai Cartenz maupun dari Satbrimob Polda Papua. Pengamanan juga dilakukan secara terpadu bersama Polres Yahukimo.

Baca Juga :  Sudahi Konflik Papua, JDP Desak Jokowi Buka Perundingan dengan TPNPB

Berita Terbaru

Artikel Lainnya