Friday, January 16, 2026
24.9 C
Jayapura

Sampaikan Permohonan Maaf, Sepakat Jaga Kebersamaan

Aloysius Giay Beri Apresiasi dan Anggap Abisai Rollo Tetap Orang Tua Bagi Semua

JAYAPURA – Walikota Jayapura, Abisai Rollo menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh masyarakat, khususnya warga dari pegunungan yang merasa tersinggung dengan potongan video yang beredar luas di media sosial. Dimana dalam video tersebut, Walikota disinyalir menghubungkan permasalahan keamanan dan aksi pemalangan di Kota Jayapura dengan masyarakat dari wilayah pegunungan.

Pernyataan yang viral tersebut menuai berbagai reaksi dari masyarakat, terutama dari kalangan masyarakat dari wilayah pegunungan Papua yang merasa disudutkan. Menanggapi hal ini, Walikota Jayapura segera mengambil langkah untuk mengklarifikasi dan meminta maaf atas kesalahpahaman yang terjadi.

Baca Juga :  Keluhkan Kinerja KPK, Warga Nafri Mengadu ke Wali Kota

“Berkaitan dengan beredarnya vidio yang saya sampaikan saat saya laporkan kerja 100 hari. Di situ ada kata yang saya sampaikan kalo ada yang palang atau demo itu akan dikembalikan ke kampungnya dan saya sebut orang gunung,” ungkap Wakilota Abisai Rollo di Swissbel Hotel, Jumat (20/6).

“Dan saya menyampaikan mohon maaf kalo perkataan saya menyinggung perasaan saudara saya dari pegunungan. Saya mohon maaf dan kita sudah melakukan tanda tangan pernyataan,” sambungnya. Walikota menjelaskan bahwa ucapannya tersebut bukanlah bermaksud untuk menggeneralisir atau menstigma kelompok masyarakat tertentu.

Ia menegaskan bahwa Kota Jayapura adalah rumah bagi semua suku dan golongan, yang harus dijaga bersama dalam semangat persatuan dan kebersamaan.

Baca Juga :  Perempuan Tanpa Perlindungan Negara Sama Saja Bohong

“Kedepan saya mengajak seluruh masyarakat Kota Jayapura, mari kita bergandeng tangan bersama untuk membangun dan menjaga Kota Jayapura dari segala persoalan yang ada,” ujarnya.

Aloysius Giay Beri Apresiasi dan Anggap Abisai Rollo Tetap Orang Tua Bagi Semua

JAYAPURA – Walikota Jayapura, Abisai Rollo menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh masyarakat, khususnya warga dari pegunungan yang merasa tersinggung dengan potongan video yang beredar luas di media sosial. Dimana dalam video tersebut, Walikota disinyalir menghubungkan permasalahan keamanan dan aksi pemalangan di Kota Jayapura dengan masyarakat dari wilayah pegunungan.

Pernyataan yang viral tersebut menuai berbagai reaksi dari masyarakat, terutama dari kalangan masyarakat dari wilayah pegunungan Papua yang merasa disudutkan. Menanggapi hal ini, Walikota Jayapura segera mengambil langkah untuk mengklarifikasi dan meminta maaf atas kesalahpahaman yang terjadi.

Baca Juga :  1.062 Personel Gabungan Amankan Peparnas

“Berkaitan dengan beredarnya vidio yang saya sampaikan saat saya laporkan kerja 100 hari. Di situ ada kata yang saya sampaikan kalo ada yang palang atau demo itu akan dikembalikan ke kampungnya dan saya sebut orang gunung,” ungkap Wakilota Abisai Rollo di Swissbel Hotel, Jumat (20/6).

“Dan saya menyampaikan mohon maaf kalo perkataan saya menyinggung perasaan saudara saya dari pegunungan. Saya mohon maaf dan kita sudah melakukan tanda tangan pernyataan,” sambungnya. Walikota menjelaskan bahwa ucapannya tersebut bukanlah bermaksud untuk menggeneralisir atau menstigma kelompok masyarakat tertentu.

Ia menegaskan bahwa Kota Jayapura adalah rumah bagi semua suku dan golongan, yang harus dijaga bersama dalam semangat persatuan dan kebersamaan.

Baca Juga :  Papua Punya Peran Strategis dalam Ekonomi Indo-pasisfik

“Kedepan saya mengajak seluruh masyarakat Kota Jayapura, mari kita bergandeng tangan bersama untuk membangun dan menjaga Kota Jayapura dari segala persoalan yang ada,” ujarnya.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya