alexametrics
24.7 C
Jayapura
Wednesday, June 22, 2022

Mayat Bayi Tengkurap Gegerkan Pengunjung Pantai Holtekamp

JAYAPURA-Belum tuntas penemuan janin yang dibuang di laut di belakang Pasar hamadi, Senin (16/5), aparat Kepolisian kembali disibukkan dengan penemuan mayat bayi.

Mayat bayi berjenis kelamin perempuan ini ditemukan ditemukan di Pantai Holtekamp Km XII Distrik Muara Tami, Jumat (20/5) sekira pukul 15.00 WIT.

Jenazah bayi ini ditemukan  dalam posisi tengkurap dengan wajah sebagian tertimbun pasir. Dari pantauan Cenderawasih Pos, terlihat kondisi bayinya sudah lebih sempurna dimana tangan dan rambut sudah lengkap.

Kapolresta Jayapura Kota AKBP Dr. Victor D. Mackbon, SH., SIK., MH., M.Si., melalui Kapolsek Muara Tami, Kompol Yunan Plitomo saat dikonfirmasi membenarkan temuan jenazah bayi tersebut.  “Awalnya ditemukan oleh dua orang saksi yang melintas di lokasi kejadian kemudian langsung melaporkannya ke Pos Polisi Holtekamp,” ungkap Kapolsek Yunan Plitomo.

Dikatakan, merespon laporan tersebut anggota Polsek Muara Tami langsung mendatangi TKP dan menemukan jasad bayi perempuan ini dibungkus dengan dua lembar baju masing-masing berwarna hitam dan kuning.

Baca Juga :  Satu dari 28 Napi WNA  Lapas Abepura Dinyatakan Bebas 

Di bawah tubuh bayi ini ada kantong pastik hitam. Hingga kemarin belum diketahui apakah bayi ini dilahirkan di dalam air kemudian terbawa air hingga terdampar atau ada upaya untuk menguburnya di pantai mengingat plastik hitam di bawah tubuh bayi tersebut sebagian sudah tenggelam di pasir. “Kami langsung menghubungi pihak Rumah Sakit Bhayangkara untuk mengevakuasi jasad bayi tersebut untuk selanjutnya dilakukan autopsi,” sambung Plitomo.

Di tempat terpisah, Kasat Reskrim Polresta Jayapura Kota AKP Handry M. Bawiling menuturkan, jasad bayi ditemukan sudah mengalami pembengkakan atau pembusukan. Dimana diduga bayi tersebut diperkirakan meninggal sudah lebih dari 1×24 jam. “Kami juga mengimbau kepada warga Kota Jayapura dan sekitarnya yang kiranya memiliki info kecurigaan atau mengetahui adanya wanita yang hamil kemudian kini sudah tidak lagi kiranya mohon dihubungi nomor Kapolresta Jayapura Kota AKBP Victor Mackbon 081217705813 dan Kapolsek Muara Tami Kompol Junan Plitomo 085244961818 untuk ditindaklanjuti melalui penyelidikan,” ujar Kasat Reskrim.

Baca Juga :  Kaum Difabel Kota Jayapura Terus Bertambah

Ia pun menambahkan, untuk diketahui bayi yang ditemui itu tali pusarnya masih dalam keadaan utuh. Diduga bayi tersebut dibuang beberapa saat usai dilahirkan. “Kami akan lakukan penyelidikan terhadap kejadian ini dan mencari siapa pelaku pembuang bayi tersebut,” tegasnya.

“Kami juga mengimbau kepada warga Kota Jayapura dan sekitarnya yang kiranya memiliki info kecurigaan atau mengetahui adanya wanita yang hamil kemudian kini sudah tidak lagi kiranya mohon diinformasikan ke pihak Kepolisian setempat untuk ditindaklanjuti melalui penyelidikan,” tutup Handry.

Sementara itu, seorang warga yang ditemui Cenderawasih Pos di TKP menyampaikan bahwa mayat bayi ini pertama kali ditemukan dua orang warga yang langsung melapor ke aparat Kepolisian. “Tadi ada dua orang yang lihat pertama kemudian mereka pergi lapor. Tapi sampai sekarang belum kembali,” ujar Zakeus satu warga saat ditemui di lokasi kejadian, Jumat (20/5) di Pantai Holtekamp.(ade/nat)

JAYAPURA-Belum tuntas penemuan janin yang dibuang di laut di belakang Pasar hamadi, Senin (16/5), aparat Kepolisian kembali disibukkan dengan penemuan mayat bayi.

Mayat bayi berjenis kelamin perempuan ini ditemukan ditemukan di Pantai Holtekamp Km XII Distrik Muara Tami, Jumat (20/5) sekira pukul 15.00 WIT.

Jenazah bayi ini ditemukan  dalam posisi tengkurap dengan wajah sebagian tertimbun pasir. Dari pantauan Cenderawasih Pos, terlihat kondisi bayinya sudah lebih sempurna dimana tangan dan rambut sudah lengkap.

Kapolresta Jayapura Kota AKBP Dr. Victor D. Mackbon, SH., SIK., MH., M.Si., melalui Kapolsek Muara Tami, Kompol Yunan Plitomo saat dikonfirmasi membenarkan temuan jenazah bayi tersebut.  “Awalnya ditemukan oleh dua orang saksi yang melintas di lokasi kejadian kemudian langsung melaporkannya ke Pos Polisi Holtekamp,” ungkap Kapolsek Yunan Plitomo.

Dikatakan, merespon laporan tersebut anggota Polsek Muara Tami langsung mendatangi TKP dan menemukan jasad bayi perempuan ini dibungkus dengan dua lembar baju masing-masing berwarna hitam dan kuning.

Baca Juga :  Kasus Penikaman Warga Dipastikan Rentetan Kerusuhan

Di bawah tubuh bayi ini ada kantong pastik hitam. Hingga kemarin belum diketahui apakah bayi ini dilahirkan di dalam air kemudian terbawa air hingga terdampar atau ada upaya untuk menguburnya di pantai mengingat plastik hitam di bawah tubuh bayi tersebut sebagian sudah tenggelam di pasir. “Kami langsung menghubungi pihak Rumah Sakit Bhayangkara untuk mengevakuasi jasad bayi tersebut untuk selanjutnya dilakukan autopsi,” sambung Plitomo.

Di tempat terpisah, Kasat Reskrim Polresta Jayapura Kota AKP Handry M. Bawiling menuturkan, jasad bayi ditemukan sudah mengalami pembengkakan atau pembusukan. Dimana diduga bayi tersebut diperkirakan meninggal sudah lebih dari 1×24 jam. “Kami juga mengimbau kepada warga Kota Jayapura dan sekitarnya yang kiranya memiliki info kecurigaan atau mengetahui adanya wanita yang hamil kemudian kini sudah tidak lagi kiranya mohon dihubungi nomor Kapolresta Jayapura Kota AKBP Victor Mackbon 081217705813 dan Kapolsek Muara Tami Kompol Junan Plitomo 085244961818 untuk ditindaklanjuti melalui penyelidikan,” ujar Kasat Reskrim.

Baca Juga :  Dua Kelompok Warga yang Saling Serang, Berhasil Diredam Polisi

Ia pun menambahkan, untuk diketahui bayi yang ditemui itu tali pusarnya masih dalam keadaan utuh. Diduga bayi tersebut dibuang beberapa saat usai dilahirkan. “Kami akan lakukan penyelidikan terhadap kejadian ini dan mencari siapa pelaku pembuang bayi tersebut,” tegasnya.

“Kami juga mengimbau kepada warga Kota Jayapura dan sekitarnya yang kiranya memiliki info kecurigaan atau mengetahui adanya wanita yang hamil kemudian kini sudah tidak lagi kiranya mohon diinformasikan ke pihak Kepolisian setempat untuk ditindaklanjuti melalui penyelidikan,” tutup Handry.

Sementara itu, seorang warga yang ditemui Cenderawasih Pos di TKP menyampaikan bahwa mayat bayi ini pertama kali ditemukan dua orang warga yang langsung melapor ke aparat Kepolisian. “Tadi ada dua orang yang lihat pertama kemudian mereka pergi lapor. Tapi sampai sekarang belum kembali,” ujar Zakeus satu warga saat ditemui di lokasi kejadian, Jumat (20/5) di Pantai Holtekamp.(ade/nat)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya

/