Dua Wanita Terkapar Diduga Terdampak Ledakan Bom

Bupati Minta Aparat Lakukan Pendekatan Humanis

NABIRE – Dua wanita yang keseharianya bekerja sebagai petani terpaksa dilarikan ke rumah sakit di Intan Jaya usai dilaporkan mengalami luka serius usai terkena dampak dari ledakan bom yang dijatuhkan dari udara.

Kuat dugaan jika bom tersebut dilepas menggunakan drone atau pesawat tanpa awak. Kejadian ini terjadi di Kampung Danggoa, Distrik Agisiga, Kabupaten Intan Jaya, Kamis (18/6). Peristiwa ini lantas mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Intan Jaya yang meminta aparat keamanan mengedepankan pendekatan humanis dalam menjaga situasi keamanan di daerah Kabupaten Intan Jaya.

Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, mengatakan insiden itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIT. Berdasarkan informasi yang diterimanya, sebuah drone diduga menjatuhkan bom granat di wilayah Kampung Danggoa, Distrik Agisiga, Kabupaten Intan Jaya sehingga menyebabkan dua warga wanita menjadi korban. “Drone diduga menjatuhkan bom granat di Kampung Danggoa, Distrik Agisiga, Kabupaten Intan Jaya,” ujar Aner Maisini.

Baca Juga :  Bupati Intan Jaya Bakal Evaluasi Pejabat Malas dan Kembali ke Sugapa

Akibat kejadian tersebut, dua mama-mama yang berada di sekitar lokasi mengalami luka-luka dan langsung dilarikan untuk penanganan medis. Mengetahui adanya korban, Pemerintah Kabupaten Intan Jaya bersama petugas gereja dan masyarakat setempat segera melakukan evakuasi. Kedua korban dibawa ke RSUD Sugapa untuk mendapatkan perawatan medis.

“Telah dievakuasi ke RSUD Sugapa dan sedang ditangani oleh tenaga medis,” jelasnya.

Bupati Minta Aparat Lakukan Pendekatan Humanis

NABIRE – Dua wanita yang keseharianya bekerja sebagai petani terpaksa dilarikan ke rumah sakit di Intan Jaya usai dilaporkan mengalami luka serius usai terkena dampak dari ledakan bom yang dijatuhkan dari udara.

Kuat dugaan jika bom tersebut dilepas menggunakan drone atau pesawat tanpa awak. Kejadian ini terjadi di Kampung Danggoa, Distrik Agisiga, Kabupaten Intan Jaya, Kamis (18/6). Peristiwa ini lantas mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Intan Jaya yang meminta aparat keamanan mengedepankan pendekatan humanis dalam menjaga situasi keamanan di daerah Kabupaten Intan Jaya.

Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, mengatakan insiden itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIT. Berdasarkan informasi yang diterimanya, sebuah drone diduga menjatuhkan bom granat di wilayah Kampung Danggoa, Distrik Agisiga, Kabupaten Intan Jaya sehingga menyebabkan dua warga wanita menjadi korban. “Drone diduga menjatuhkan bom granat di Kampung Danggoa, Distrik Agisiga, Kabupaten Intan Jaya,” ujar Aner Maisini.

Baca Juga :  Pemerintah Diminta Perkuat Mitigasi dan Perhatikan Korban

Akibat kejadian tersebut, dua mama-mama yang berada di sekitar lokasi mengalami luka-luka dan langsung dilarikan untuk penanganan medis. Mengetahui adanya korban, Pemerintah Kabupaten Intan Jaya bersama petugas gereja dan masyarakat setempat segera melakukan evakuasi. Kedua korban dibawa ke RSUD Sugapa untuk mendapatkan perawatan medis.

“Telah dievakuasi ke RSUD Sugapa dan sedang ditangani oleh tenaga medis,” jelasnya.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya