Sementara itu, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, menambahkan bahwa ikrar ini menjadi bukti bahwa pendekatan dialog dan pendekatan humanis mampu membuka jalan bagi perdamaian yang berkelanjutan di Papua.
“Setiap anak bangsa memiliki tempat untuk kembali dan masa depan yang bisa dibangun bersama. Kami mengajak semua pihak untuk terus mendukung proses ini agar tercipta kondisi yang aman, nyaman, dan mendukung pembangunan masyarakat Papua,”katanya.
Pernyataan ikrar kesetiaan ini juga diharapkan menjadi titik balik bagi kelompok-kelompok lain untuk turut serta dalam upaya perdamaian dan meninggalkan aksi-aksi yang mengganggu stabilitas keamanan. Pemerintah pun menegaskan bahwa ruang rekonsiliasi dan pembangunan selalu terbuka bagi siapa saja yang ingin kembali ke pangkuan NKRI dan bersama-sama membangun Papua yang damai, sejuk, dan bermartabat (rel/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOSÂ https://www.myedisi.com/cenderawasihpos