Sejumlah Kendaraan Tertimbun Tanah
JAYAPURA–Jalur Trans-Papua yang menghubungkan Jayapura–Wamena dilaporkan putus total akibat bencana longsor yang terjadi di wilayah Kabupaten Yalimo, Papua, pada Minggu (8/2). Longsor dipicu oleh tingginya intensitas curah hujan yang mengguyur kawasan tersebut sejak Sabtu hingga Minggu, sehingga menyebabkan kondisi tanah menjadi labil.
Kepala Bidang Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, mengatakan longsor terjadi di sejumlah titik ruas jalan yang saat ini tengah dalam proses peningkatan oleh PT Hutama Karya. Akibatnya, akses transportasi darat dari Jayapura menuju Wamena maupun sebaliknya lumpuh total.
“Terdapat enam titik longsor yang menyebabkan jalur Trans-Papua tidak dapat dilalui kendaraan dari kedua arah,” ujar Kombes Pol. Cahyo, Senin (9/2).
Enam titik longsor tersebut meliputi Jalan Tanjakan Area Camp Pemilu dan Jalan Tanjakan Yahuli yang mengalami putus total, ruas jalan di Area Camp 90 dan Camp 80 yang tertimbun material longsor, Jembatan Kali Kil yang hanyut terbawa arus sungai, serta ruas jalan di Area Kampung Wara yang tertutup longsoran tanah.
Dampak kejadian ini cukup signifikan dimana sejumlah kendaraan dilaporkan tertimbun material longsor, puluhan kendaraan lainnya terjebak di sepanjang ruas jalan, serta satu unit truk roda enam berwarna kuning dilaporkan hanyut terbawa arus di Kali Kil.
Truk tersebut diketahui dikemudikan oleh seorang sopir bernama Udin. Saat kejadian, kendaraan sedang diparkir di bahu jalan. Namun material longsor menyeret truk hingga jatuh ke sungai. Beruntung, pengemudi bersama rekannya berhasil menyelamatkan diri.
“Berdasarkan laporan dari jajaran Polres Yalimo, tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun untuk kerugian materiil masih dalam proses pendataan,” jelas Cahyo.