Hoaks, Aparat Perkosa IRT di Intan Jaya

JAYAPURA- Media sosial sempat diramaikan dengan berita terkait pemerkosaan terhadap seorang ibu yang dilakukan oleh aparat keamanan yang terjadi di Kabupaten Intan Jaya. Terkait informasi tersebut, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal menyebutnya sebagai hoaks.

 “Terkait dengan berita yang beredar tentang pemerkosaan terhadap seorang IRT yang dilakukan oleh aparat keamanan TNI-Polri di Intan Jaya itu tidak benar atau hoaks,” tegas Kamal, Sabtu (30/1).

 Kamal menerangkan, dari segi isi berita, dimana dikabarkan TNI – Polri melakukan pemerkosaan terhadap seorang ibu, pada saat melaksankan patroli di Jalan Wabogapone, Kampung Mamba, pada Kamis (28/1) lalu.

 Kamal menegaskan, berita tersebut dipastikan tidak benar atau hoaks. “Ini adalah perbuatan pihak-pihak yang ingin mengganggu stabilitas keamanan di Papua dengan cara mengadu domba aparat keamanan TNI dan Polri,” sesalnya.

Baca Juga :  Tersangka Korupsi Jembatan Agimuga Kembalikan Uang Ratusan Juta Rupiah

 Dikatakan, hubungan kerjasama TNI-Polri dan masyarakat dalam menjaga Kamtibmas di Papua sangat baik. Diharapkan kepada seluruh masyarakat agar tidak terpancing dengan pemberitaan yang belum jelas sumbernya.

“Keberadaan aparat keamanan TNI dan Polri di Kabupaten Intan Jaya untuk menjamin keamanan masyarakat. Sehingga dapat beraktifitas dengan aman dan nyaman dan pembangunan pun dapat berjalan dengan baik,” terang Kamal.

Lanjut Kamal, Polda Papua melalui Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Papua akan  melakukan penyelidikan terkait dengan pelaku pembuat dan penyebar berita hoaks tersebut.

 “Kepada seluruh asyarakat untuk tidak mudah percaya dengan berita-berita yang belum jelas sumbernya, jika menerima informasi agar dapat mengecek terlebih dahulu. Mari kita bijak dalam bermedia sosial,” ungkap Kamal. (fia/nat)

Baca Juga :  Kapolda: Jika Ada Warga yang Enggan Mengungsi Dipastikan mereka adalah KKB

JAYAPURA- Media sosial sempat diramaikan dengan berita terkait pemerkosaan terhadap seorang ibu yang dilakukan oleh aparat keamanan yang terjadi di Kabupaten Intan Jaya. Terkait informasi tersebut, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal menyebutnya sebagai hoaks.

 “Terkait dengan berita yang beredar tentang pemerkosaan terhadap seorang IRT yang dilakukan oleh aparat keamanan TNI-Polri di Intan Jaya itu tidak benar atau hoaks,” tegas Kamal, Sabtu (30/1).

 Kamal menerangkan, dari segi isi berita, dimana dikabarkan TNI – Polri melakukan pemerkosaan terhadap seorang ibu, pada saat melaksankan patroli di Jalan Wabogapone, Kampung Mamba, pada Kamis (28/1) lalu.

 Kamal menegaskan, berita tersebut dipastikan tidak benar atau hoaks. “Ini adalah perbuatan pihak-pihak yang ingin mengganggu stabilitas keamanan di Papua dengan cara mengadu domba aparat keamanan TNI dan Polri,” sesalnya.

Baca Juga :  Merasa Citra Tercoreng, Ketua DPRP Lapor Polisi

 Dikatakan, hubungan kerjasama TNI-Polri dan masyarakat dalam menjaga Kamtibmas di Papua sangat baik. Diharapkan kepada seluruh masyarakat agar tidak terpancing dengan pemberitaan yang belum jelas sumbernya.

“Keberadaan aparat keamanan TNI dan Polri di Kabupaten Intan Jaya untuk menjamin keamanan masyarakat. Sehingga dapat beraktifitas dengan aman dan nyaman dan pembangunan pun dapat berjalan dengan baik,” terang Kamal.

Lanjut Kamal, Polda Papua melalui Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Papua akan  melakukan penyelidikan terkait dengan pelaku pembuat dan penyebar berita hoaks tersebut.

 “Kepada seluruh asyarakat untuk tidak mudah percaya dengan berita-berita yang belum jelas sumbernya, jika menerima informasi agar dapat mengecek terlebih dahulu. Mari kita bijak dalam bermedia sosial,” ungkap Kamal. (fia/nat)

Baca Juga :  KSB Tidak Boleh Jadikan Sasaran Kekerasan Terhadap Pilot Maupun Pesawat

Berita Terbaru

Artikel Lainnya