Friday, April 4, 2025
28.7 C
Jayapura

Indonesia U-17 vs Ekuador U-17: Ayo, Sempurnakan Sejarah!

JAKARTA-Akhirnya hari yang penuh sejarah itu tiba juga. Indonesia untuk kali pertama menghelat Piala Dunia U-17. Dan, untuk kali pertama pula menjalani pertandingan di ajang dua tahunan tersebut.

Sejarah itu tentu bakal semakin sempurna ditorehkan jika Ekuador U-17, sang lawan perdana, bisa ditumbangkan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, malam ini. Meski memang itu tidak akan mudah.

Untuk urusan rekam jejak di level ini, Indonesia dan Ekuador bak langit dan bumi.

Garuda Asia merupakan tim debutan di ajang Piala Dunia U-17. Bandingkan dengan sang lawan yang sudah tampil dalam enam edisi. Dengan prestasi terbaik dua kali lolos ke perempat final, masing-masing pada edisi 1995 dan 2015.

Baca Juga :  Penyerang Haus Gol Sepanjang Fase Grup Piala Dunia, Di mana Posisi Arkhan Kaka?

Tapi, Indonesia U-17 punya modal bagus. Status tuan rumah jelas harus disebut pertama. Tiket laga pembukaan ajang yang mulai digelar pada 19.15 itu juga sudah sold-out.

Artinya, Iqbal Gwijangge dkk bakal didukung setidaknya 45 ribu penonton. ’’Saya pikir itu akan jadi motivasi bagi pemain. Saya tahu harapan suporter dan masyarakat adalah bagaimana kami bisa tampil maksimal di laga pembuka,’’ kata pelatih Indonesia U-17 Bima Sakti.

Tapi, besarnya dukungan juga mendatangkan besarnya tekanan. Apalagi, ini laga perdana. Di usia sebelia mereka, Bima sadar terbuka peluang anak asuhnya bakal grogi.

’’Nervous pasti ada. Sekelas Lionel Messi atau Cristiano Ronaldo saja bisa tegang saat menghadapi suatu pertandingan. Tapi, saya minta semua pemain harus saling support. Karena kekuatan kami adalah kebersamaan,’’ terang pelatih 46 tahun itu.

Baca Juga :  DPS Kota Jayapura Tercatat 292.136 Jiwa

JAKARTA-Akhirnya hari yang penuh sejarah itu tiba juga. Indonesia untuk kali pertama menghelat Piala Dunia U-17. Dan, untuk kali pertama pula menjalani pertandingan di ajang dua tahunan tersebut.

Sejarah itu tentu bakal semakin sempurna ditorehkan jika Ekuador U-17, sang lawan perdana, bisa ditumbangkan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, malam ini. Meski memang itu tidak akan mudah.

Untuk urusan rekam jejak di level ini, Indonesia dan Ekuador bak langit dan bumi.

Garuda Asia merupakan tim debutan di ajang Piala Dunia U-17. Bandingkan dengan sang lawan yang sudah tampil dalam enam edisi. Dengan prestasi terbaik dua kali lolos ke perempat final, masing-masing pada edisi 1995 dan 2015.

Baca Juga :  Erick Thohir: Jangan Banyak Bicara dan Ngeluh, Fokus Saja!

Tapi, Indonesia U-17 punya modal bagus. Status tuan rumah jelas harus disebut pertama. Tiket laga pembukaan ajang yang mulai digelar pada 19.15 itu juga sudah sold-out.

Artinya, Iqbal Gwijangge dkk bakal didukung setidaknya 45 ribu penonton. ’’Saya pikir itu akan jadi motivasi bagi pemain. Saya tahu harapan suporter dan masyarakat adalah bagaimana kami bisa tampil maksimal di laga pembuka,’’ kata pelatih Indonesia U-17 Bima Sakti.

Tapi, besarnya dukungan juga mendatangkan besarnya tekanan. Apalagi, ini laga perdana. Di usia sebelia mereka, Bima sadar terbuka peluang anak asuhnya bakal grogi.

’’Nervous pasti ada. Sekelas Lionel Messi atau Cristiano Ronaldo saja bisa tegang saat menghadapi suatu pertandingan. Tapi, saya minta semua pemain harus saling support. Karena kekuatan kami adalah kebersamaan,’’ terang pelatih 46 tahun itu.

Baca Juga :  Berani Tekan Biden dan Amerika untuk Berkontribusi dalam Perdamaian Global

Berita Terbaru

Artikel Lainnya