Monday, May 13, 2024
31.7 C
Jayapura

Timnas Indonesia U-17 Agendakan Dua Uji Coba Lagi

SETELAH menjalani pemusatan latihan selama lima pekan di Jerman, tim nasional U-17 Indonesia kemarin tiba di tanah air. Pasukan Garuda Muda tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, sekitar pukul 13.30 WIB. Setiba di Indonesia, mereka langsung menuju Hotel Le Meridien, Jakarta.

Pelatih timnas U-17 Bima Sakti Tukiman saat ditemui Jawa Pos di Bandara Internasional Soekarno-Hatta menjelaskan, sepulang dari Jerman, Iqbal Gwijangge dan kawan-kawan akan melanjutkan program latihan di Jakarta. Rencananya, timnas U-17 berlatih di Jakarta selama sepekan.

”Setelah itu, kami akan pindah ke Surabaya. Semoga waktu persiapan yang tinggal dua pekan ini bisa kami maksimalkan untuk membenahi segala kekurangan,” ujar mantan pemain Persiba Balikpapan tersebut.

Bima menerangkan, dalam persiapan akhir jelang Piala Dunia U-17, timnas U-17 rencananya menjalani dua kali uji cobaUji coba pertama digelar di Jakarta. Lalu, uji coba kedua dimainkan di Surabaya.

Baca Juga :  Prediksi Inggris U-17 vs Brasil U-17, Partai Hidup dan Mati sang Juara Bertahan

Terkait uji coba, awalnya, Bima mendapat tawaran latih tanding dari sesama peserta Piala Dunia U-17. Tapi, tawaran tersebut tidak diambil. ”Waktu sudah mepet. Kami tidak mau mengambil risiko. Khawatir pemain cedera. Jadi, kami akan beruji coba dengan lawan yang levelnya tidak tinggi,” ungkap mantan pemain Mitra Kutai Kartanegara (Kukar) tersebut.

Menurut Bima, uji coba melawan tim kuat sudah cukup dalam program pemusatan latihan di Jerman. Di sana, timnas U-17 telah menjalani tujuh laga uji coba. Dalam tujuh laga uji coba itu, timnas U-17 hanya meraih dua kemenangan (selengkapnya lihat grafis).

”Di Jerman, kami sudah dapat lawan tanding yang bisa mewakili bagaimana kekuatan timnas negara lain. Kami juga beberapa kali beruji coba melawan tim yang usianya dua tahun di atas anak-anak. Itu supaya mereka mendapat tekanan yang lebih baik,” tegas mantan pemain PKT Bontang tersebut.

Baca Juga :  Rangking FIFA Timnas Indonesia Melesat Naik Salip Malaysia

Kini, di sisa waktu persiapan, mantan pemain PSM Makassar itu ingin timnya bisa cepat beradaptasi dengan venue pertandingan. ”Kami juga harus beradaptasi dengan cuaca di Surabaya. Dan, nanti kami akan membuat program latihan seperti jam pertandingan di Piala Dunia U-17,” paparnya.

Terkait skuad timnas U-17, Bima menyebut komposisi pemain belum final. Saat ini ada 29 pemain dalam tim. Termasuk pemain diaspora Welber Jardim. ”Pencoretan pemain rencananya minggu-minggu ini. Nanti PSSI yang menyampaikan,” tandasnya. (*)

Sumber : Jawapos

SETELAH menjalani pemusatan latihan selama lima pekan di Jerman, tim nasional U-17 Indonesia kemarin tiba di tanah air. Pasukan Garuda Muda tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, sekitar pukul 13.30 WIB. Setiba di Indonesia, mereka langsung menuju Hotel Le Meridien, Jakarta.

Pelatih timnas U-17 Bima Sakti Tukiman saat ditemui Jawa Pos di Bandara Internasional Soekarno-Hatta menjelaskan, sepulang dari Jerman, Iqbal Gwijangge dan kawan-kawan akan melanjutkan program latihan di Jakarta. Rencananya, timnas U-17 berlatih di Jakarta selama sepekan.

”Setelah itu, kami akan pindah ke Surabaya. Semoga waktu persiapan yang tinggal dua pekan ini bisa kami maksimalkan untuk membenahi segala kekurangan,” ujar mantan pemain Persiba Balikpapan tersebut.

Bima menerangkan, dalam persiapan akhir jelang Piala Dunia U-17, timnas U-17 rencananya menjalani dua kali uji cobaUji coba pertama digelar di Jakarta. Lalu, uji coba kedua dimainkan di Surabaya.

Baca Juga :  Kalahkan Korsel di Piala Asia, Jokowi: Prestasi Luar Biasa Sangat Bersejarah

Terkait uji coba, awalnya, Bima mendapat tawaran latih tanding dari sesama peserta Piala Dunia U-17. Tapi, tawaran tersebut tidak diambil. ”Waktu sudah mepet. Kami tidak mau mengambil risiko. Khawatir pemain cedera. Jadi, kami akan beruji coba dengan lawan yang levelnya tidak tinggi,” ungkap mantan pemain Mitra Kutai Kartanegara (Kukar) tersebut.

Menurut Bima, uji coba melawan tim kuat sudah cukup dalam program pemusatan latihan di Jerman. Di sana, timnas U-17 telah menjalani tujuh laga uji coba. Dalam tujuh laga uji coba itu, timnas U-17 hanya meraih dua kemenangan (selengkapnya lihat grafis).

”Di Jerman, kami sudah dapat lawan tanding yang bisa mewakili bagaimana kekuatan timnas negara lain. Kami juga beberapa kali beruji coba melawan tim yang usianya dua tahun di atas anak-anak. Itu supaya mereka mendapat tekanan yang lebih baik,” tegas mantan pemain PKT Bontang tersebut.

Baca Juga :  Kekhawatiran Terjadi saat Indonesia Bertemu Korsel, Mengapa STY Begitu Cemas

Kini, di sisa waktu persiapan, mantan pemain PSM Makassar itu ingin timnya bisa cepat beradaptasi dengan venue pertandingan. ”Kami juga harus beradaptasi dengan cuaca di Surabaya. Dan, nanti kami akan membuat program latihan seperti jam pertandingan di Piala Dunia U-17,” paparnya.

Terkait skuad timnas U-17, Bima menyebut komposisi pemain belum final. Saat ini ada 29 pemain dalam tim. Termasuk pemain diaspora Welber Jardim. ”Pencoretan pemain rencananya minggu-minggu ini. Nanti PSSI yang menyampaikan,” tandasnya. (*)

Sumber : Jawapos

Berita Terbaru

Artikel Lainnya