Stok Melimpah, Harga Telur Anpu Turun

JAYAPURA – Permintaan Telur Antar Pulau (Anpu) cukup banyak, akan tetapi harga telur Anpu mengalami penurunan karena stok di pasaran melimpah.

Seperti yang disampaikan Ani penjual telur Anpu di Pasar Sentral Hamadi bahwa harga telur saat ini masih tergolong murah, yang tadinya Rp 68 ribu – Rp 70 ribu/rak kini menjadi Rp Rp 65 ribu – Rp 68 ribu/rak.

“Harga telur Anpu ecerannya Rp 2.200 – Rp 2.400 pe rbutir, dimana permintaan cukup meningkat, namun stok juga banyak, ” Katanya kepada Cenderawasih Pos, Rabu (20/9) kemarin.

Menurutnya, untuk penjualan sendiri setiap minggunya pihaknya ambil 63 ikat, yang mana penjualamnya bertahap 30 ikat setiap minggunya.

Baca Juga :  Belum Ada Laporan Di Kota Jayapura

“Satu ikat biasanya isi 5 rak dan per rak 30 butir. Jadi seminggu paling cepat 63 ikat laku terjual. Kadang ada sisa yang kemudian akan saya tambah lagi dengan pengambilan baru. Ini semua telur dari Surabaya, kalau telur lokal kebanyakan peternak jual langsung pakai mobil blakos atau mobil boks, ” terangnya.

Sementara itu, Marwan penjual telur Anpu di Pasar Youtefa juga akui ada penurunan harga telur yang dirinya jual, turun sekitar Rp 2 ribu- Rp 3 ribu/rak. “Telur Anpu yang saya jual Rp 65 ribu –  Rp 68 ribu/rak, turun dari harga Rp 68 ribu – Rp 72 ribu/rak, ” ujarnya.

Diakuinya, penurunan harga ini ini dikarenakan stok telur Anpu cukup banyak, meski ada juga telur lokal di pasaran, harga telur lokal dan Anpu hampir sama. (ana/ary)

Baca Juga :  Gedung Terdiri 9 Lantai, Ada Auditorium dan Tempat Gym di Lantai Atas

JAYAPURA – Permintaan Telur Antar Pulau (Anpu) cukup banyak, akan tetapi harga telur Anpu mengalami penurunan karena stok di pasaran melimpah.

Seperti yang disampaikan Ani penjual telur Anpu di Pasar Sentral Hamadi bahwa harga telur saat ini masih tergolong murah, yang tadinya Rp 68 ribu – Rp 70 ribu/rak kini menjadi Rp Rp 65 ribu – Rp 68 ribu/rak.

“Harga telur Anpu ecerannya Rp 2.200 – Rp 2.400 pe rbutir, dimana permintaan cukup meningkat, namun stok juga banyak, ” Katanya kepada Cenderawasih Pos, Rabu (20/9) kemarin.

Menurutnya, untuk penjualan sendiri setiap minggunya pihaknya ambil 63 ikat, yang mana penjualamnya bertahap 30 ikat setiap minggunya.

Baca Juga :  Miliki Beban Moral Lebih dari Bank Lain, Berharap Program CSR Ditingkatkan

“Satu ikat biasanya isi 5 rak dan per rak 30 butir. Jadi seminggu paling cepat 63 ikat laku terjual. Kadang ada sisa yang kemudian akan saya tambah lagi dengan pengambilan baru. Ini semua telur dari Surabaya, kalau telur lokal kebanyakan peternak jual langsung pakai mobil blakos atau mobil boks, ” terangnya.

Sementara itu, Marwan penjual telur Anpu di Pasar Youtefa juga akui ada penurunan harga telur yang dirinya jual, turun sekitar Rp 2 ribu- Rp 3 ribu/rak. “Telur Anpu yang saya jual Rp 65 ribu –  Rp 68 ribu/rak, turun dari harga Rp 68 ribu – Rp 72 ribu/rak, ” ujarnya.

Diakuinya, penurunan harga ini ini dikarenakan stok telur Anpu cukup banyak, meski ada juga telur lokal di pasaran, harga telur lokal dan Anpu hampir sama. (ana/ary)

Baca Juga :  Telkomsel Fest 2022 Hadirkan Pengalaman Digital Terdepan di Empat Kota

Berita Terbaru

Artikel Lainnya