Thursday, April 3, 2025
32.7 C
Jayapura

Satgas Yonif 122/TS Pos Bendungan Tami Berikan Pelayanan Kesehatan

Juga  Bagikan Perlengkapan Sekolah

KEEROM – Satgas Pamtas Yonif 122/TS Pos Bendungan Tami melaksanakan anjangsana ke kampung binaan dan bersilahturahmi dengan warganya yang berada di Kampung Gambut, Kabupaten Keerom, Papua, Senin (29/8).

Berbagai upaya terus dilakukan untuk menjaga stabilitas dan keamanan di wilayah perbatasan Papua, salah satunya dengan melaksanakan kegiatan anjangsana. Hal tersebut dilakukan Pos Bendungan Tami dipimpin Danpos Letda Inf Brinton Sinaga.

Danpos mengatakan, kegiatan anjangsana yang mereka lakukan ini selain bertujuan bersilahturahmi dan mempererat hubungan personel Satgas Yonif 122/TS dengan warga di desa binaan, juga ingin mengetahui situasi dan kondisi kesehatan warga yang ada di Kampung Gambut.

Baca Juga :  Stok Obat Ditarik dan Pemda Keerom Punya Utang, Itu Tidak Benar!

“Kami berharap kegiatan anjangsana ini dapat memberikan kesan yang baik kepada masyarakat Kampung Gambut khususnya, sebagai wujud kepedulian antara prajurit Satgas dan masyarakat yang berada disekitar pos,” ungkap Danpos.

Seperti penekanan Dansatgas Mayor Inf Diki Apriyadi, tugas pokok Satgas Yonif 122/Tombak Sakti menjaga keutuhan wilayah perbatasan darat RI-PNG, juga mempunyai tugas tambahan yaitu seluruh prajurit melaksanakan kegiatan teritorial yang bersifat membangun, melayani, dan mengayomi masyarakat yang membutuhkan bantuan di tiap-tiap pos masing-masing.

Kemhsian Alitur, selaku Pendeta Kampung Gambut merasa senang atas kedatangan personel Satgas ke Desa dan mengucapkan rasa terima kasih atas kepedulian Satgas Yonif 122 /TS yang dilakukan oleh Personel Pos Bendungan Tami .

Baca Juga :  Gantikan Yonif  111/KB, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 144/JY Tiba di Merauke

Dia juga menyampaikan bahwa untuk mendapatkan pengobatan mereka kesulitan dikarenakan Puskesmas yang jauh dari kampung mereka, tetapi dengan adanya peran dari prajurit TNI mereka merasa sangat terbantu.

“Saya senang, Bapak-bapak datang melihat kami di sini dan membantu kesulitan kami, membantu mengobati anak-anak karena untuk pelayanan kesehatan kami di sini sangat susah dan jauh untuk di jangkau,’’ pungkasnya. (eri/ary)

Juga  Bagikan Perlengkapan Sekolah

KEEROM – Satgas Pamtas Yonif 122/TS Pos Bendungan Tami melaksanakan anjangsana ke kampung binaan dan bersilahturahmi dengan warganya yang berada di Kampung Gambut, Kabupaten Keerom, Papua, Senin (29/8).

Berbagai upaya terus dilakukan untuk menjaga stabilitas dan keamanan di wilayah perbatasan Papua, salah satunya dengan melaksanakan kegiatan anjangsana. Hal tersebut dilakukan Pos Bendungan Tami dipimpin Danpos Letda Inf Brinton Sinaga.

Danpos mengatakan, kegiatan anjangsana yang mereka lakukan ini selain bertujuan bersilahturahmi dan mempererat hubungan personel Satgas Yonif 122/TS dengan warga di desa binaan, juga ingin mengetahui situasi dan kondisi kesehatan warga yang ada di Kampung Gambut.

Baca Juga :  Ungkap Senpi Rakitan, 15 Anggota Polres Keerom Terima Penghargaan

“Kami berharap kegiatan anjangsana ini dapat memberikan kesan yang baik kepada masyarakat Kampung Gambut khususnya, sebagai wujud kepedulian antara prajurit Satgas dan masyarakat yang berada disekitar pos,” ungkap Danpos.

Seperti penekanan Dansatgas Mayor Inf Diki Apriyadi, tugas pokok Satgas Yonif 122/Tombak Sakti menjaga keutuhan wilayah perbatasan darat RI-PNG, juga mempunyai tugas tambahan yaitu seluruh prajurit melaksanakan kegiatan teritorial yang bersifat membangun, melayani, dan mengayomi masyarakat yang membutuhkan bantuan di tiap-tiap pos masing-masing.

Kemhsian Alitur, selaku Pendeta Kampung Gambut merasa senang atas kedatangan personel Satgas ke Desa dan mengucapkan rasa terima kasih atas kepedulian Satgas Yonif 122 /TS yang dilakukan oleh Personel Pos Bendungan Tami .

Baca Juga :  Pengisian Jabatan Sekda Keerom Tunggu Izin Kemendagri

Dia juga menyampaikan bahwa untuk mendapatkan pengobatan mereka kesulitan dikarenakan Puskesmas yang jauh dari kampung mereka, tetapi dengan adanya peran dari prajurit TNI mereka merasa sangat terbantu.

“Saya senang, Bapak-bapak datang melihat kami di sini dan membantu kesulitan kami, membantu mengobati anak-anak karena untuk pelayanan kesehatan kami di sini sangat susah dan jauh untuk di jangkau,’’ pungkasnya. (eri/ary)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya