Bentrokan di Kampung Puay, Dua Rumah Warga Dibakar

Satu Orang Diamankan untuk Dimintai Keterangan 

SENTANI-Dua kelompok warga di Kampung Puay, Distrik Sentani Timur terlibat bentrokan usai mengkonsumsi Minuman Keras (Miras), akibatnya dua rumah hangus dibakar.

“Awalnya pesta Miras beberapa pemuda kemudian terjadi perkelahian,” kata Kapolresta Jayapura AKBP Victor Mackbon dalam release yang diterima wartawan, Rabu (8/7).

Kondisi salah satu rumah warga yang dibakar akibat bentrokan di Kampung Puay, Selasa (7/7). ( FOTO: Dok polisi)

Perkelahian tersebut melibatkan SI, AO dan EL yang terjadi Senin (6/7) malam, kemudian di pagi harinya, Selasa (7/7), bentrok kembali  terjadi yang berujung pada dibakarnya dua rumah di Kampung Puay. Peristiwa pembakaran 2 unit rumah itu dilakukan setelah EL melapor ke keluarganya yang berada di Kampung Ayapo dan mendatangi Kampung Puay, Distrik Sentani Timur dan langsung membakar rumah tersebut.

Baca Juga :  Tahun 2026 Baru Beberapa Hari, Sudah ada Sekolah yang Dipalang 

“Awalnya dari perkelahian, di mana ada yang menderita  luka – luka, ternyata ada yang tidak puas dan melapor ke keluarganya yang ada di Kampung Ayapo dan keluarganya marah sehingga melakukan pengrusakan serta dua rumah  dibakar,” jelasnya.

Lanjut Victor,  peristiwa tersebut berhasil dikendalikan oleh pihak kepolisian Polres Jayapura yang dibackup oleh Brimob dengan bertindak cepat mendatangi tempat kejadian perkara dan langsung mengamankan lokasi serta membantu masyarakat memadamkan api.

“Titik api juga berhasil dipadamkan, kemudian kita lakukan pengamanan terhadap para pihak yang melakukan pembakaran, ada salah seorang yang kami amankan untuk dimintai keterangan,”ungkapnya.

Dia menambahkan, mengantisipasi agar peristiwa itu tidak meluas, jajaran kepolisian dari Polres Jayapura langsung berkoordinasi dengan kepala kampung dan ondoafi untuk membicarakan masalah tersebut.

Baca Juga :  Kadisdik Prihatin, Generasi Muda Terlibat Narkoba

“Situasi sudah kondusif, kami telah melakukan pengamanan dari Polsek maupun Polres, kita sering sampaikan tidak bisa permasalahan seperti itu diselesaikan dengan kekerasan, karena ini kan  oknum saja, jangan sampai yang lain dirugikan,”ujarnya. (roy/tho)

Satu Orang Diamankan untuk Dimintai Keterangan 

SENTANI-Dua kelompok warga di Kampung Puay, Distrik Sentani Timur terlibat bentrokan usai mengkonsumsi Minuman Keras (Miras), akibatnya dua rumah hangus dibakar.

“Awalnya pesta Miras beberapa pemuda kemudian terjadi perkelahian,” kata Kapolresta Jayapura AKBP Victor Mackbon dalam release yang diterima wartawan, Rabu (8/7).

Kondisi salah satu rumah warga yang dibakar akibat bentrokan di Kampung Puay, Selasa (7/7). ( FOTO: Dok polisi)

Perkelahian tersebut melibatkan SI, AO dan EL yang terjadi Senin (6/7) malam, kemudian di pagi harinya, Selasa (7/7), bentrok kembali  terjadi yang berujung pada dibakarnya dua rumah di Kampung Puay. Peristiwa pembakaran 2 unit rumah itu dilakukan setelah EL melapor ke keluarganya yang berada di Kampung Ayapo dan mendatangi Kampung Puay, Distrik Sentani Timur dan langsung membakar rumah tersebut.

Baca Juga :  Serahkan Raperda RTRW Ke Kemenkumham Papua

“Awalnya dari perkelahian, di mana ada yang menderita  luka – luka, ternyata ada yang tidak puas dan melapor ke keluarganya yang ada di Kampung Ayapo dan keluarganya marah sehingga melakukan pengrusakan serta dua rumah  dibakar,” jelasnya.

Lanjut Victor,  peristiwa tersebut berhasil dikendalikan oleh pihak kepolisian Polres Jayapura yang dibackup oleh Brimob dengan bertindak cepat mendatangi tempat kejadian perkara dan langsung mengamankan lokasi serta membantu masyarakat memadamkan api.

“Titik api juga berhasil dipadamkan, kemudian kita lakukan pengamanan terhadap para pihak yang melakukan pembakaran, ada salah seorang yang kami amankan untuk dimintai keterangan,”ungkapnya.

Dia menambahkan, mengantisipasi agar peristiwa itu tidak meluas, jajaran kepolisian dari Polres Jayapura langsung berkoordinasi dengan kepala kampung dan ondoafi untuk membicarakan masalah tersebut.

Baca Juga :  Pernikahan Dini Masih Ditemukan di Kota Sentani dan Distrik Airu

“Situasi sudah kondusif, kami telah melakukan pengamanan dari Polsek maupun Polres, kita sering sampaikan tidak bisa permasalahan seperti itu diselesaikan dengan kekerasan, karena ini kan  oknum saja, jangan sampai yang lain dirugikan,”ujarnya. (roy/tho)

Berita Terbaru

Artikel Lainnya