JAYAPURA – PSBS Biak akan melakoni laga pamungkas mereka pada Super League 2025/2026 pada Sabtu (23/5). Tim berjuluk Badai Pasifik itu akan bertandang ke markas Bhayangkara FC. Meski sudah dipastikan degradasi musim depan, namun PSBS masih memiliki tekad untuk merasakan kemenangan pada putaran kedua. PSBS pada putaran kedua belum pernah merasakan kemenangan. Kemenangan terakhir mereka raih saat menjamu Bhayangkara FC. Saat itu PSBS menang 4-1.
“Target kita kalau bisa menang, meskipun kita tahu Bhayangkara memiliki pemain yang sangat bagus. Tapi kita ingin selesai dengan baik,” ungkap juru taktik PSBS, Marian Mihail, Kamis (21/5).
Namun PSBS sepertinya butuh keajaiban untuk bisa mengalahkan Bhayangkara FC. Mengingat PSBS kini ditinggal sejumlah pemain kunci mereka akibat tunggakan gaji. Bahkan PSBS kini kekurangan pemain, alhasil, ada empat pemain dari akademi Elite Pro Academy (EPA) dipanggil untuk laga terakhir ini.
“Beberapa pemain mundur jadi masalah, karena pemain yang pergi adalah pemain yang bagus. Dan di sisi lain kita dapat kesempatan untuk melihat pemain dari akademi,” ujarnya.
Meski begitu, pelatih asal Rumania itu mengaku 18 pemain yang ada saat ini semua dalam kondisi yang baik dan enjoy melakoni laga terakhir.
JAYAPURA – PSBS Biak akan melakoni laga pamungkas mereka pada Super League 2025/2026 pada Sabtu (23/5). Tim berjuluk Badai Pasifik itu akan bertandang ke markas Bhayangkara FC. Meski sudah dipastikan degradasi musim depan, namun PSBS masih memiliki tekad untuk merasakan kemenangan pada putaran kedua. PSBS pada putaran kedua belum pernah merasakan kemenangan. Kemenangan terakhir mereka raih saat menjamu Bhayangkara FC. Saat itu PSBS menang 4-1.
“Target kita kalau bisa menang, meskipun kita tahu Bhayangkara memiliki pemain yang sangat bagus. Tapi kita ingin selesai dengan baik,” ungkap juru taktik PSBS, Marian Mihail, Kamis (21/5).
Namun PSBS sepertinya butuh keajaiban untuk bisa mengalahkan Bhayangkara FC. Mengingat PSBS kini ditinggal sejumlah pemain kunci mereka akibat tunggakan gaji. Bahkan PSBS kini kekurangan pemain, alhasil, ada empat pemain dari akademi Elite Pro Academy (EPA) dipanggil untuk laga terakhir ini.
“Beberapa pemain mundur jadi masalah, karena pemain yang pergi adalah pemain yang bagus. Dan di sisi lain kita dapat kesempatan untuk melihat pemain dari akademi,” ujarnya.
Meski begitu, pelatih asal Rumania itu mengaku 18 pemain yang ada saat ini semua dalam kondisi yang baik dan enjoy melakoni laga terakhir.