WAMENA – Usai dipastikan menjadi juara Liga 4 Papua Pegunungan tahun 2026, tim Wamena United melakukan ibadah syukur, sekaligus menyerahkan piala yang diterimanya kepada pemkab Jayawijaya yang diterima langsung oleh Pj Sekda Jayawijayan Drs. Tinggal Wusono, M.AP di Aula Wio I Kantor Bupati Jayawijaya Senin (9/3).
Penyerahan piala ke pemkab Jayawijaya oleh Wamena United ini sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah daerah yang mulai menangkat marwah sepak bola di wilayah itu yang sudah tertudur dalam waktu yang lama dan diharapkan dapat kembali ke pentas tertinggi liga Indonesia seperti yang pernah dilakukan di waktu -waktu yang lalu.
Ketua PSSI Papua Pegunungan Atenius Murib, SH, MH menyatakan dalam iven Liga 4 zona Papua Pegunungan panitia telah memberdayakan para pemuda yang tak punya pekerjaan bisa bekerja disana, disamping itu juga melibatkan UMKM-UMKM yang bisa mendapatkan keungtungan dari tournamen tersebut.
“Kita berdayakan semua dalam Tournamen Liga 4 Papua Pegunungan dan semua bisa berjaan dengan baik hingga selesai tanpa ada gangguan,” ungkapnya di Wamena.
Menurutnya Turnamen ini adalah iven dari Pemprov Papua Pegunungan yang namanya Liga 4 Zona Papua Pegunungan memperebutkan piala Gubernur namun sampai dengan saat ini belum ada dukungan dari pemprov yang menjadi pemenang akan bertarung lagi di liga 4 tingkat nasional dan tempatnya masih dalam pembahasan.
“Dalam turnamen tingkat nasional itu sebutannya adalah piala presiden, yang kita lakukan adalah piala Gubernur, namun tak ada pergerakan sehingga selaku Ketua PSSI Provinsi Papua Pegunungan dengan segala daya tanpa mengganggu APBD Kabupaten Jayawijaya bisa kita laksanakan,”jelas mantan Dandim 1702/ Jayawijaya.
WAMENA – Usai dipastikan menjadi juara Liga 4 Papua Pegunungan tahun 2026, tim Wamena United melakukan ibadah syukur, sekaligus menyerahkan piala yang diterimanya kepada pemkab Jayawijaya yang diterima langsung oleh Pj Sekda Jayawijayan Drs. Tinggal Wusono, M.AP di Aula Wio I Kantor Bupati Jayawijaya Senin (9/3).
Penyerahan piala ke pemkab Jayawijaya oleh Wamena United ini sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah daerah yang mulai menangkat marwah sepak bola di wilayah itu yang sudah tertudur dalam waktu yang lama dan diharapkan dapat kembali ke pentas tertinggi liga Indonesia seperti yang pernah dilakukan di waktu -waktu yang lalu.
Ketua PSSI Papua Pegunungan Atenius Murib, SH, MH menyatakan dalam iven Liga 4 zona Papua Pegunungan panitia telah memberdayakan para pemuda yang tak punya pekerjaan bisa bekerja disana, disamping itu juga melibatkan UMKM-UMKM yang bisa mendapatkan keungtungan dari tournamen tersebut.
“Kita berdayakan semua dalam Tournamen Liga 4 Papua Pegunungan dan semua bisa berjaan dengan baik hingga selesai tanpa ada gangguan,” ungkapnya di Wamena.
Menurutnya Turnamen ini adalah iven dari Pemprov Papua Pegunungan yang namanya Liga 4 Zona Papua Pegunungan memperebutkan piala Gubernur namun sampai dengan saat ini belum ada dukungan dari pemprov yang menjadi pemenang akan bertarung lagi di liga 4 tingkat nasional dan tempatnya masih dalam pembahasan.
“Dalam turnamen tingkat nasional itu sebutannya adalah piala presiden, yang kita lakukan adalah piala Gubernur, namun tak ada pergerakan sehingga selaku Ketua PSSI Provinsi Papua Pegunungan dengan segala daya tanpa mengganggu APBD Kabupaten Jayawijaya bisa kita laksanakan,”jelas mantan Dandim 1702/ Jayawijaya.