Sunday, March 1, 2026
27.5 C
Jayapura

Diduga BBM Subsidi Disalahgunakan, Bupati Sidak SPBUN Kalamo Samber Binyeri

BIAK-Bupati Biak Numfor, Markus O. Mansnembra, melakukan inpeksi mendadak (Sidak) ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) di Kampung Nelayan Moderen (Kalamo) Samber Binyeri, Distrik Yendidori, Kamis (26/02).

Sidak itu dilakukan bertepatan dengan dilakukannya pengisian BBM bersubsidi di SPBUN. Dalam sidak itu, Bupati mendapati satu mobil open cup yang penuh dengan jirigen dan diduga kuat akan melakukan transaksi jual beli BBM bersubsidi. BBM yang akan dibeli itu diduga akan dijual diluar wilayah Distrik Yendidori, termasuk akan dibawa ke Supiori untuk diperjualbelikan.

“Saya mendengar ada laporan dari masyarakat, makanya sebelum ke Biak Barat, kami singgah di SPBUN Samber Binyeri, ternyata ada mobil yang kami dapati penuh dengan jerigen, kecurigaan kami BBM itu akan dibawa keluar wilayah untuk dijual sebagaimana laporan masyarakat selama ini, termasuk akan dibawa ke Supiori,” ujar Bupati Markus Mansnembra setelah membuka Musrenbang Distrik Biak Barat, Kamis (26/02).

Baca Juga :  Komisi I Sampaikan Hasil RDP Masyarakat Yenusi ke Bupati

Menurutnya, Ia telah meminta pihak kepolisian agar dugaan penyelagunaan BBM subdisi di SPBUN Kalamo Samber Binyeri diusut tuntas. Pasalnya, dugaan penyalagunaan BBM tersebut sudah berlangsung lama dilakukan oleh oknum-oknum tertentu. Bahkan, menurutnya, sudah disampaikan langsung oleh masyarakat dan mengingatkan semua pihak terkait agar tidak memperjualbelikan BBM subsidi dimaksud.

“Beberapa waktu lalu kami sudah meninjau langsung lokasi Kalamo Samber Binyeri, meningatkan supaya tidak ada orang memperjualbelikan BBM bersubsidi ini, tapi ternyata masih ada saja. Makanya kami langsung ke TKP tadi (kemarin), dan ada dugaan mobil open cup yang membawa jerigen itu akan melakukan transaksi,” tuturnya.

BIAK-Bupati Biak Numfor, Markus O. Mansnembra, melakukan inpeksi mendadak (Sidak) ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) di Kampung Nelayan Moderen (Kalamo) Samber Binyeri, Distrik Yendidori, Kamis (26/02).

Sidak itu dilakukan bertepatan dengan dilakukannya pengisian BBM bersubsidi di SPBUN. Dalam sidak itu, Bupati mendapati satu mobil open cup yang penuh dengan jirigen dan diduga kuat akan melakukan transaksi jual beli BBM bersubsidi. BBM yang akan dibeli itu diduga akan dijual diluar wilayah Distrik Yendidori, termasuk akan dibawa ke Supiori untuk diperjualbelikan.

“Saya mendengar ada laporan dari masyarakat, makanya sebelum ke Biak Barat, kami singgah di SPBUN Samber Binyeri, ternyata ada mobil yang kami dapati penuh dengan jerigen, kecurigaan kami BBM itu akan dibawa keluar wilayah untuk dijual sebagaimana laporan masyarakat selama ini, termasuk akan dibawa ke Supiori,” ujar Bupati Markus Mansnembra setelah membuka Musrenbang Distrik Biak Barat, Kamis (26/02).

Baca Juga :  Tradisi Snapmor Pembangunan Gereja Ebenhaezer Ditunda Akibat Cuaca Buruk

Menurutnya, Ia telah meminta pihak kepolisian agar dugaan penyelagunaan BBM subdisi di SPBUN Kalamo Samber Binyeri diusut tuntas. Pasalnya, dugaan penyalagunaan BBM tersebut sudah berlangsung lama dilakukan oleh oknum-oknum tertentu. Bahkan, menurutnya, sudah disampaikan langsung oleh masyarakat dan mengingatkan semua pihak terkait agar tidak memperjualbelikan BBM subsidi dimaksud.

“Beberapa waktu lalu kami sudah meninjau langsung lokasi Kalamo Samber Binyeri, meningatkan supaya tidak ada orang memperjualbelikan BBM bersubsidi ini, tapi ternyata masih ada saja. Makanya kami langsung ke TKP tadi (kemarin), dan ada dugaan mobil open cup yang membawa jerigen itu akan melakukan transaksi,” tuturnya.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya