Wednesday, February 11, 2026
29.7 C
Jayapura

Pertamina Turunkan Harga BBM Non-Subsidi di Papua

JAYAPURA -Terhitung per tanggal 1 Februari 2026 harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi di Papua khsusnya Pertamax dan Dexlite mengalami penyesuaian harga.

Penanggung Jawab SPBU Nagoya, Kota Jayapura Denny menjelaskan, pihaknya sudah mendapatkan informasi resmi dari Pertamina Patra Niaga MOR VIII Papua Maluku untuk penyesuain harga BBM non-subsidi Pertamax dan Dexlite.

“Per tanggal 1 Februari 2026 jam 00.00 waktu setempat terjadi perubahan harga di SPBU, Pertamax dari harga Rp 12.650 menjadi Rp 12.100 per liter, dan Dexlite dari harga Rp 13.800 menjadi Rp 13.550 per liter. Untuk produk BBM subsidi pertalite, Biosolar tidak mengalami perubahan harga,”ungkapnya Senin (2/2).

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas mengatakan, sejak Januari hingga Februari 2026 sudah terjadi dua kali penyesuain harga BBM non-subsidi Pertamina dan bulan Februari ini ada penurunan harga untuk BBM non-subsidi di Papua yakni Pertamax dan Dexlite.

Baca Juga :  Dipergoki Curi Motor, Pasangan Kekasih Terpisah 

Dijelaskan, berdasarkan rilis dari Pertamina Pusat melalui Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun menyampaikan bahwa penyesuaian harga tersebut dilakukan dengan mengacu pada formula harga yang ditetapkan pemerintah serta mengikuti perkembangan tren harga rata-rata publikasi minyak dunia, seperti Argus atau Mean of Platts Singapore (MOPS), dan mempertimbangkan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

JAYAPURA -Terhitung per tanggal 1 Februari 2026 harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi di Papua khsusnya Pertamax dan Dexlite mengalami penyesuaian harga.

Penanggung Jawab SPBU Nagoya, Kota Jayapura Denny menjelaskan, pihaknya sudah mendapatkan informasi resmi dari Pertamina Patra Niaga MOR VIII Papua Maluku untuk penyesuain harga BBM non-subsidi Pertamax dan Dexlite.

“Per tanggal 1 Februari 2026 jam 00.00 waktu setempat terjadi perubahan harga di SPBU, Pertamax dari harga Rp 12.650 menjadi Rp 12.100 per liter, dan Dexlite dari harga Rp 13.800 menjadi Rp 13.550 per liter. Untuk produk BBM subsidi pertalite, Biosolar tidak mengalami perubahan harga,”ungkapnya Senin (2/2).

Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas mengatakan, sejak Januari hingga Februari 2026 sudah terjadi dua kali penyesuain harga BBM non-subsidi Pertamina dan bulan Februari ini ada penurunan harga untuk BBM non-subsidi di Papua yakni Pertamax dan Dexlite.

Baca Juga :  Grand Tabi Hotel Hadir di Kota Jayapura

Dijelaskan, berdasarkan rilis dari Pertamina Pusat melalui Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun menyampaikan bahwa penyesuaian harga tersebut dilakukan dengan mengacu pada formula harga yang ditetapkan pemerintah serta mengikuti perkembangan tren harga rata-rata publikasi minyak dunia, seperti Argus atau Mean of Platts Singapore (MOPS), dan mempertimbangkan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya