Petugas Kebersihan Akan Diverifikasi Ulang

Para petugas kebersihan ketika dikumpulkan di Kantor Wali Kota Jayapura beberapa waktu lalu.  ( foto: Dok/priyadi )

JAYAPURA-Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Jayapura Ir.H.Ketty Kailola, M.Si.,mengaku akan melakukan verifikasi data terkait petugas kebersihan bersama  Wakil Wali Kota Jayapura Ir.H.Rustan Saru, MM,. di seluruh distrik. 

 Ya, hal ini setelah Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano geram dengan dugaan penggelembungan data petugas kebersihan di Kota Jayapura.

   ‘’Selama ini saya hanya menerima data jumlah petugas kebersihan penyapu jalan, namun berdasarkan informasi yang diterima bahwa petugas penyapu jalan tidak sesuai dengan data yang ada seperti ada nama tapi yang kerja orang lain dan ada nama tapi orangnya tidak bekerja ada yang sudah meninggal dunia dan lainnya, jadi di tahun 2020 dilakukan verifikasi data akurat, katanya, kepada Cenderawasih Pos, Senin (19/2) kemarin.

Baca Juga :  Status Tanggap Darurat Korban Kebakaran Diperpanjang

   Menurutnya, jika sudah dilakukan verifikasi data akurat dalam pembayaran gaji petugas kebersihan bisa lebih efisien tidak seperti sebelumnya, sesuai apa yang dikatakan wali kota ada penggelembungan atau fiktif data petugas kebersihan.

  Di tempat terpisah, Ketua DPRD Kota Jayapura Abisai Rollo, SH., sangat mendukung langkah yang dilakukan Wali Kota Jayapura, jika memang ada dugaan penggelembungan data petugas kebersihan yang tidak sesuai kerja di lapangan, memang harus diusut, jangan sampai ada oknum yang mempermainkan data itu dan mendapatkan keuntungan pribadi ka rena ini bisa merugikan negara. 

  Selain itu, ia juga mengaku, sebagai Ketua DPRD Kota Jayapura dirinya juga bisa menerima aspirasi masyarakat seperti permasalahan ini, sehingga jika ada keluhan tentu harus diselesaikan dengan baik, karena tidak mungkin pihaknya menerima keluhan membiarkan begitu saja. (dil/wen)

Baca Juga :  Nasib Ribuan Guru Honorer Papua Tergantung Kebijakan Pemerintah
Para petugas kebersihan ketika dikumpulkan di Kantor Wali Kota Jayapura beberapa waktu lalu.  ( foto: Dok/priyadi )

JAYAPURA-Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Jayapura Ir.H.Ketty Kailola, M.Si.,mengaku akan melakukan verifikasi data terkait petugas kebersihan bersama  Wakil Wali Kota Jayapura Ir.H.Rustan Saru, MM,. di seluruh distrik. 

 Ya, hal ini setelah Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano geram dengan dugaan penggelembungan data petugas kebersihan di Kota Jayapura.

   ‘’Selama ini saya hanya menerima data jumlah petugas kebersihan penyapu jalan, namun berdasarkan informasi yang diterima bahwa petugas penyapu jalan tidak sesuai dengan data yang ada seperti ada nama tapi yang kerja orang lain dan ada nama tapi orangnya tidak bekerja ada yang sudah meninggal dunia dan lainnya, jadi di tahun 2020 dilakukan verifikasi data akurat, katanya, kepada Cenderawasih Pos, Senin (19/2) kemarin.

Baca Juga :  Panggil PU Pertanyakan Banyaknya Pertanyaan

   Menurutnya, jika sudah dilakukan verifikasi data akurat dalam pembayaran gaji petugas kebersihan bisa lebih efisien tidak seperti sebelumnya, sesuai apa yang dikatakan wali kota ada penggelembungan atau fiktif data petugas kebersihan.

  Di tempat terpisah, Ketua DPRD Kota Jayapura Abisai Rollo, SH., sangat mendukung langkah yang dilakukan Wali Kota Jayapura, jika memang ada dugaan penggelembungan data petugas kebersihan yang tidak sesuai kerja di lapangan, memang harus diusut, jangan sampai ada oknum yang mempermainkan data itu dan mendapatkan keuntungan pribadi ka rena ini bisa merugikan negara. 

  Selain itu, ia juga mengaku, sebagai Ketua DPRD Kota Jayapura dirinya juga bisa menerima aspirasi masyarakat seperti permasalahan ini, sehingga jika ada keluhan tentu harus diselesaikan dengan baik, karena tidak mungkin pihaknya menerima keluhan membiarkan begitu saja. (dil/wen)

Baca Juga :  Koperasi Desa Harus Jadi Penggerak Ekonomi Rakyat

Berita Terbaru

Artikel Lainnya