Thursday, April 9, 2026
28 C
Jayapura

Rela Kehilangan Masa Sekolah demi Harumkan Bangsa

Basral Graito Hutomo, Raja Skateboard Asia Tenggara Peraih Medali Emas di Sea Games

Sebuah keberhasilan terkadang lahir bukan dari sesuatu yang mulus dan lancar. Ada juga muncul dari cemohan, ejekan bahkan ketidakpercayaan. Seperti yang dilakukanremaja kelahiran Karanganyar. Medali emas di Sea Games yang menjawab

Laporan:Alfida Nurcholisah

Detik-detik terakhir di SAT Extreme Sports Park, Rajamangala, Minggu (14/12), terasa seperti keabadian bagi kontingen Indonesia. Di tengah sorakan pendukung tuan rumah, seorang pemuda asal Karanganyar berdiri di ujung lintasan dengan papan skate-nya. Basral Graito Hutomo berada dalam posisi terjepit, menempati peringkat keempat menjelang percobaan terakhir, ia memikul beban sebagai penentu medali emas ke-39 untuk Merah Putih.

Baca Juga :  Rutin  Patroli dan Tempatkan Sejumlah Personel di Beberapa Titik Strategis

Namun, di saat tekanan memuncak, Basral justru tampil sedingin es. Dengan kontrol papan yang presisi, ia meluncur, melompat, dan menuntaskan trik pamungkasnya tanpa cela. Skor langsung melonjak ke angka 166,67, melompati dua atlet Thailand dan memastikan podium tertinggi. Basral bukan hanya meraih emas, ia menggetarkan arena SEA Games 2025.Siapa sangka, sang jawara Asia ini mengawali mimpinya dari papan skate seharga lima ribu rupiah yang dibeli di pasar.

Basral Graito Hutomo sendiri lahir di Tangerang pada 22 Januari 2007 namun tumbuh besar di Tohudan, Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Ia mulai mencintai olahraga skateboard ketika memasuki Sekolah Dasar (SD). Basral belajar secara otodidak dengan melihat tayangan di Youtube. Masa kecil dan beranjak remaja sering ia habiskan dengan menggeluti skateboard di beberapa lokasi di Kota Solo yang menjadi markas dari komunitas skateboard, salah satunya Stadion Manahan.

Baca Juga :  Mengabdi Tak Kenal Waktu, Tapi Hanya Digaji Rp 200 Ribu

Basral Graito Hutomo, Raja Skateboard Asia Tenggara Peraih Medali Emas di Sea Games

Sebuah keberhasilan terkadang lahir bukan dari sesuatu yang mulus dan lancar. Ada juga muncul dari cemohan, ejekan bahkan ketidakpercayaan. Seperti yang dilakukanremaja kelahiran Karanganyar. Medali emas di Sea Games yang menjawab

Laporan:Alfida Nurcholisah

Detik-detik terakhir di SAT Extreme Sports Park, Rajamangala, Minggu (14/12), terasa seperti keabadian bagi kontingen Indonesia. Di tengah sorakan pendukung tuan rumah, seorang pemuda asal Karanganyar berdiri di ujung lintasan dengan papan skate-nya. Basral Graito Hutomo berada dalam posisi terjepit, menempati peringkat keempat menjelang percobaan terakhir, ia memikul beban sebagai penentu medali emas ke-39 untuk Merah Putih.

Baca Juga :  Dampak Perang Iran Melawan Amerika Serikat-Israel, Begini Prediksi Harga Minyak

Namun, di saat tekanan memuncak, Basral justru tampil sedingin es. Dengan kontrol papan yang presisi, ia meluncur, melompat, dan menuntaskan trik pamungkasnya tanpa cela. Skor langsung melonjak ke angka 166,67, melompati dua atlet Thailand dan memastikan podium tertinggi. Basral bukan hanya meraih emas, ia menggetarkan arena SEA Games 2025.Siapa sangka, sang jawara Asia ini mengawali mimpinya dari papan skate seharga lima ribu rupiah yang dibeli di pasar.

Basral Graito Hutomo sendiri lahir di Tangerang pada 22 Januari 2007 namun tumbuh besar di Tohudan, Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Ia mulai mencintai olahraga skateboard ketika memasuki Sekolah Dasar (SD). Basral belajar secara otodidak dengan melihat tayangan di Youtube. Masa kecil dan beranjak remaja sering ia habiskan dengan menggeluti skateboard di beberapa lokasi di Kota Solo yang menjadi markas dari komunitas skateboard, salah satunya Stadion Manahan.

Baca Juga :  4.961 Balita  Alami Resiko Stunting, Harus Ada Kesadaran Pola Hidup Sehat

Berita Terbaru

Artikel Lainnya