Saturday, January 3, 2026
29.8 C
Jayapura

Langgar Kode Etik TNI, Dua Anggota TNI AU Dipecat

Danlanud Silas Papare Minta Anggota Jaga SIkap dan Perilaku

JAYAPURA-Komandan Lanud Silas Papare Marsma TNI Mokh. Mukhson, S.E., M.M., memimpin langsung pelaksanaan upacara pemecatan alias Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap dua personel TNI AU dari Lanud Silas Papare, di lapangan Apel Mako Lanud Silas Papare, Jumat (19/9)

Dua personel yang dipecat adalah Serka MBM dipecat terhitung 12 September 2025 dalam kasus penganiayaan terhadap istri yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Sedangkan Prada GA dipecat terhitung 23 Mei 2025 dalam kasus disersi.

Dalam sambutannya, Komandan Lanud Silas mengatakan bahwa, keputusan pemberhentian dengan tidak hormat bukanlah hal yang ringan.

Proses ini sudah melalui pertimbangan hukum, aturan, serta mekanisme yang berlaku. “Jaga kehormatan, nama baik, dan marwah organisasi TNI AU, serta demi menegakkan disiplin dan profesionalisme prajurit,” ucap Danlanud.

Baca Juga :  Harga Paket Umrah Rp 31 Juta, Lama Tinggal Sebelas Hari

Lebih lanjut, Danlanud berharap peristiwa ini dapat menjadi pembelajaran berharga. Jangan pernah melakukan pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, maupun satuan.

Danlanud Silas Papare Minta Anggota Jaga SIkap dan Perilaku

JAYAPURA-Komandan Lanud Silas Papare Marsma TNI Mokh. Mukhson, S.E., M.M., memimpin langsung pelaksanaan upacara pemecatan alias Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap dua personel TNI AU dari Lanud Silas Papare, di lapangan Apel Mako Lanud Silas Papare, Jumat (19/9)

Dua personel yang dipecat adalah Serka MBM dipecat terhitung 12 September 2025 dalam kasus penganiayaan terhadap istri yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Sedangkan Prada GA dipecat terhitung 23 Mei 2025 dalam kasus disersi.

Dalam sambutannya, Komandan Lanud Silas mengatakan bahwa, keputusan pemberhentian dengan tidak hormat bukanlah hal yang ringan.

Proses ini sudah melalui pertimbangan hukum, aturan, serta mekanisme yang berlaku. “Jaga kehormatan, nama baik, dan marwah organisasi TNI AU, serta demi menegakkan disiplin dan profesionalisme prajurit,” ucap Danlanud.

Baca Juga :  Dikhawatirkan Akan Tingkatkan Kekerasan

Lebih lanjut, Danlanud berharap peristiwa ini dapat menjadi pembelajaran berharga. Jangan pernah melakukan pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, maupun satuan.

Berita Terbaru

Artikel Lainnya