Saturday, March 14, 2026
30.9 C
Jayapura

Target 6 Poin! Patrick Kluivert Optimis, Stefano Lilipaly Tegaskan Harus Menang

JAKARTA-Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert menatap dua laga sisa Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan penuh keyakinan. Ia menargetkan enam poin maksimal dalam pertandingan menghadapi Tiongkok dan Jepang demi menjaga peluang lolos ke babak selanjutnya.

Tim Garuda akan lebih dulu menjamu Tiongkok pada (5/6) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), sebelum terbang ke Jepang lima hari kemudian untuk menghadapi laga penutup yang sangat menentukan.

“Pertanyaan yang menarik. Kami menargetkan tiga poin, tentu. Tapi kami juga akan berusaha semaksimal mungkin untuk bisa meraih enam poin. Semua tahu lawan yang kami hadapi bukan tim sembarangan. Kami menghormati mereka, tapi mereka juga harus menghormati kami,” kata Kluivert.

Baca Juga :  Mees Hilgers dan Eliano Reijnders Resmi Ambil Sumpah WNI di KBRI Brussels

Kemenangan atas Tiongkok di kandang sendiri menjadi harga mati bagi Indonesia. Selain faktor sebagai tuan rumah, tambahan tiga poin sangat krusial untuk menjaga asa lolos langsung ke putaran keempat. Kluivert pun mengingatkan pentingnya pendekatan mental, strategi, dan kolektivitas tim, bukan hanya dari pemain inti, tetapi seluruh skuad termasuk pemain cadangan.

“Kami membutuhkan mindset yang tepat. Bukan hanya dari starter, tetapi juga dari pemain di bangku cadangan. Kemenangan itu harus ada di DNA kami. Memang kami ingin bermain atraktif, tapi kalau menang dengan cara yang jelek pun, itu tetap kemenangan dan itulah yang terpenting,” tegasnya.

Mengenai kekuatan lawan, Kluivert mengakui Tiongkok merupakan tim yang bagus dan tidak bisa dipandang remeh. Namun, tugas utama seorang pelatih adalah memikirkan bagaimana cara menundukkan lawan.

Baca Juga :  Indonesia Curi Poin dari Arab Saudi, STY Siap Jadikan Garuda sebagai Kuda Hitam

JAKARTA-Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert menatap dua laga sisa Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan penuh keyakinan. Ia menargetkan enam poin maksimal dalam pertandingan menghadapi Tiongkok dan Jepang demi menjaga peluang lolos ke babak selanjutnya.

Tim Garuda akan lebih dulu menjamu Tiongkok pada (5/6) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), sebelum terbang ke Jepang lima hari kemudian untuk menghadapi laga penutup yang sangat menentukan.

“Pertanyaan yang menarik. Kami menargetkan tiga poin, tentu. Tapi kami juga akan berusaha semaksimal mungkin untuk bisa meraih enam poin. Semua tahu lawan yang kami hadapi bukan tim sembarangan. Kami menghormati mereka, tapi mereka juga harus menghormati kami,” kata Kluivert.

Baca Juga :  Perolehan Medali APG 2022, Indonesia Ditempel Ketat Malaysia

Kemenangan atas Tiongkok di kandang sendiri menjadi harga mati bagi Indonesia. Selain faktor sebagai tuan rumah, tambahan tiga poin sangat krusial untuk menjaga asa lolos langsung ke putaran keempat. Kluivert pun mengingatkan pentingnya pendekatan mental, strategi, dan kolektivitas tim, bukan hanya dari pemain inti, tetapi seluruh skuad termasuk pemain cadangan.

“Kami membutuhkan mindset yang tepat. Bukan hanya dari starter, tetapi juga dari pemain di bangku cadangan. Kemenangan itu harus ada di DNA kami. Memang kami ingin bermain atraktif, tapi kalau menang dengan cara yang jelek pun, itu tetap kemenangan dan itulah yang terpenting,” tegasnya.

Mengenai kekuatan lawan, Kluivert mengakui Tiongkok merupakan tim yang bagus dan tidak bisa dipandang remeh. Namun, tugas utama seorang pelatih adalah memikirkan bagaimana cara menundukkan lawan.

Baca Juga :  Jadwal Timnas Indonesia pada Oktober: Misi Curi Poin dari Bahrain dan Tiongkok

Berita Terbaru

Artikel Lainnya