Setelah mendengar kabar tersebut, personel Sat Polair Polresta Jayapura Kota langsung menyambangi lokasi dan melompat mengamankan ibu yang tinggal di Koya Timur tersebut. Upaya penyelamatan ini dipimpin langsung Kasatpol Air, AKP Laurentius Kordiali bersama tiga personelnya.
 Pada kesempatan tersebut, Pj Gubernur Apolo Safanpo mengucapkan banyak terima kasih kepada kelurga besar Maluku yang ada di Papua Selatan. Mantan Rektor Uncen Jayapura ini juga mengatakan bahwa orang tua kita dahulu yang berasal dari daerah Maluku telah menanam sesuatu yang baik dari dulu di Papua.
  Dia menjelaskan berdasarkan data terbaru yang dimiliki Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Jayapura itu, jumlah warga kota Jayapura yang wajib KTP dan sudah mendapatkan KTP sebanyak 235.431 jiwa. Sementara itu total warga yang seharusnya sudah wajib KTP 309.884jiwa. Dimana saat ini jumlah penduduk di kota Jayapura sebanyak 404.193 jiwa.
Danramil 1707-04/Kimaam Kapten inf Nurmadi mengatakan pendampingan sekaligus membantu petani menanam bibit padi yang dilakukan oleh Serda Abdul Azis kepada keluarga Bapak Martinus  itu bertujuan untuk mempercepat proses tanam dan sebagai wujud nyata keseriusan TNI AD dalam membantu  meningkatkan hasil panen bagi para petani.
Patroli ini dilakukan Kabag Pps Polres Merauke AKP Dr. Jerry Koagouw SH,MH bersama para Kasat. Kabag Ops AKP Jerry Koagouw mengatakan bahwa patroli yuang dilakukan ini sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan.
 Saat ini Pemkab Jayapura juga terus membangun komunikasi dan koordinasi dengan Balai Jalan Nasional Wilayah Jayapura dan pihak lainnya, dalam upaya menangani banjir di dua titik jalan tersebut.
Pj Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo didampingi Wakil Bupati Riduwan terkait banjir tersebut mengungkapkan bahwa pemerintah telah mengirim Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta bantuan ke warga yang terdampak banjir tersebut.
Dari video yang diterima media ini, mobil yang terserat tersebut bermula saat mobil Hilux warna putih yang berada di bagian depan dan ditutup dengan tarpal bagian depan kemudian disusul sejumlah mobil lainnya mencoba menyeberangi banjir yang masih cukup tinggi dan deras tersebut.
Pj. Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan bahwa ada delapan titik lokasi banjir di jalan trans Papua Kabupaten Merauke menuju Kabupaten Boven Digoel mulai dari jembatan Barki sampai Bupul Distrik Eligobel.Â
Pasalnya, hal ini dapat memicu banjir yang kapan saja bisa terjadi. Serta membuat wilayah Sentani terlihat kotor. Apalagi ini pintu masuk Papua, jangan sampai ada citra jelek terkait kebersihan di Kabupaten Jayapura.