Asisten Satker PJN Wilayah IV Jayawijaya Budi Arianto menyatakan saat ini yang diharapkan dari PJN Wilayah IV Jayawijaya dapat mempercepat progres pekerjaan dan konvensional seperti biasa sebab kalau ini masih sesuai tar
Dengan tuntasnya pembangunan tersebut oleh Balai Besar Pelaksana Jalan (BBPJN) Papua, akademisi Universitas cenderawasih (Uncen) Prof. Dr. Drs. Avelinus Lefaan, BA, MS berpendapat, selain berdampak pada sektor ekonomi. D
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) KPBU Jayapura-Wamena, Febryan Nurdiansyah dalam konferensi persnya di Abepura pada, Sabtu (22/11) mengatakan Jalan Trans Papua ruas Elelim-Wamena sepanjang kurang lebih 50 Km sudah berjalan
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan dari BPJN Papua Pegunungan sudah melaporkan kepada pemerintah Provinsi Papua Pegunungan jika ditahun depan jalan tersebut sudah selesai dikerjakan karena
Ini bisa diartikan jika jalan yang dibangun nantinya licin dan nyaman. Kepastian ini mendapat apresiasi dari anggota Komisi IV DPR Papua, Albert Meraudje, yang menilai progres pembangunan tersebut menunjukkan keseriusan
“Akhir tahun 2026, jalan Jayapura–Wamena ditargetkan sudah dapat dilalui oleh mobil jenis sedan,” kata Deputi Bidang Koordinasi Pemerataan Pembangunan Wilayah, Agraria, dan Tata Ruang, Nazib Faizal usai pertemuan, sebaga
Banjir yang terjadi ini akibat meluapnya debit Sungai Kumbe. Belum diketahui secara pasti penyebab banjir yang terjadi 2 kali berturut-turut ini. Namun ada kemungkinan, karena sebagian hutan di daerah Muting dan pemekara
Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional Benyamin Pesurnay mengakui, bahwa kendati sebagian anggaran telah direfocusing, namun untuk pemeliharaan jalan Trans Papua Merauke-Boven Digoel masih teralokasi sebesar Rp 20 miliar.
Apalagi pelaku tak segan - segan melakukan kekerasan termasuk melukai dan membunuh. Dari beberapa kasus sebelumnya tercatat ada keterlibatakn Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang memang ingin mencari keuntungan dari jalur tersebut.