"Generasi muda Papua adalah aset penting bangsa. Kita semua memiliki tanggung jawab bersama untuk membimbing, menjaga, dan menyiapkan mereka agar mampu bersaing menyongsong Indonesia Emas 2045," ujar Pangdam saat membuka kegiatan Coffee Mor
Tokoh Masyarakat Adat Yei, Vincen Kwipalo, yang juga menjadi narasumber dalam film tersebut, secara simbolis menekan tombol publikasi film ke platform digital.
Yuliana Lantipo dari Jubi Media mengatakan, publikasi melalui Youtube dilakukan
Pemerintah Kota Jayapura memastikan proses penertiban di Pasar Entrop yang dipimpin langsung Wali Kota Jayapura beberapa waktu lalu telah rampung dilakukan. Penertiban tersebut difokuskan untuk memastikan tidak ada lagi warga nonpedagang ya
Juru Bicara Nasional KNPB, Ogram Wanimbo, menilai pernyataan Max Ohee sebagai keliru dan berpotensi membungkam ruang perjuangan politik rakyat Papua yang selama ini dimediasi oleh KNPB sebagai representasi media rakyat s
Kegiatan yang mengusung tema “Selamatkan Perempuan Papua dan Anak Port Numbay untuk Masa Depan Papua”, ini melibatkan lintas elemen masyarakat, mulai dari pemuda, tokoh perempuan, LSM adat, tokoh agama, kepala kampung, u
Sebanyak 257 tokoh adat diantaranya Kepala Suku, Ondoafi dan Ketua Keret menerima insentif sebesar Rp 8,4 juta per orang dengan total anggaran Rp 2.158.800.000. Sementara tokoh agama sebanyak 80 orang menerima insentif R
"Dana Otsus yang selama ini sudah tersalurkan ini mohon ke depan bisa lebih dikawal dengan baik. Kita ingin dana ini benar-benar bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Mungkin selama ini masih banyak kekuran
Menanggapi hal itu, Tokoh Adat Kabupaten Jayapura sekaligus Ondofolo Kampung Sereh, Yanto Eluay, meminta masyarakat agar tidak memberikan tanggapan negatif terhadap video tersebut.
Mahkota yang dianggap sakral karena hanya boleh digunakan oleh seorang ondoafi sebagai tanda kebesarannya itu dimusnahkan dengan cara dibakar. Ini yang diprotes warga. "Ini sudah kelewatan, kenapa harus dibakar? Itu dipa
"Hutan kini dibabat. Kita terancam kehilangan jati diri kita, karena atribut yang kita pakai semuanya berasal dan tersimpan di dalam hutan. Kami pesan, jangan semuanya dihabiskan hutan-hutan. Ada hutan sakral, ada hutan
Ia mengatakan bahwa Pemkab bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Sarmi telah mencapai kesepakatan dengan masyarakat adat untuk mendukung rencana pengembangan pelabuhan. Namun demikian, masyarakat adat mengajukan sejumlah per
‘’Kami tidak ingin di Merauke ini ada keributan. Kami sebagai tuan rumah, di depan rumah ada keributan yang membuat kami yang ada di dalam rumah terganggu.Kalau ada yang ribut, tentu kami sebagai tuan rumah marah. Kami m
Ada yang menyarankan agar LMA dibubarkan kemudian dilakukan perubahan nama. Ini disampaikan karena kondisi kantor LMA saat ini sangat memperihatinkan seakan tidak ada aktivitas dan tak pernah dirawat. Menangapi pertanyaa
Ketua FKUB sekaligus Pimpinan PGGP Papua Pdt. Lipius Biniluk menjelaskan, pihaknya beserta semua tokoh agama, perwakilan agama Islam, Hindu dan Budha mendukung penuh kepemimpinan Penjabat (Pj) Gubernur, khususnya dalam p
"Kampung Yoka akan kami pagari. Tidak boleh ada yang masuk untuk merusak atau mengganggu. Saya sebagai ondofolo punya inisiatif sendiri dan saya sendiri yang mengundang BTM-CK untuk datang ke Yoka," tegas David Mebri.
"Artinya pengakuan itu dari dulu atau yang lebih dikenal dengan konfederasi perang atau aliansi itu yang kita kembali melakukan penataan lalu bagaimana kita dorong kepada pemerintah untuk mengakui keberadaan batas wilayah adat,"ungkapnya
Hal tersebut menjadi penegasan Deputi Bidang Pengembangan Regional Bappenas/ PPN, Tri Dewi Virgiyanti, ST, MEM pada sambutannya mengingatkan rencana penguatan Papua melalui Rencana Induk Percepatan Pembangunan Papua (RIPPP) tahun 2022-2041 yaitu Papua Sehat, Papua Cerdas dan Papua Produktif.
Sekalipun diawal dikatakan akan dilakukan dengan jalan damai namun ujung - ujungnya dipastikan terjadi kericuhan dan aksi - aksi anarkis. Mirisnya lagi tak ada satupun pihak yang menyatakan siap bertanggungjawab.
Dua korban diantaranya berasal dari Kelompok Ikabus Gwijangge 2 orang dan Kelompok Tarni Wandikbo 1 orang. Elipanus menjelaskan, pertikaian yang terjadi di Ibu Kota Kabupaten Nduga itu terjadi setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan hasil perolehan suara pada pemilu 2024 lalu.
Christian Sohilait menjelaskan, tujuan dari kegiatan Coffee Morning dengan tokoh adat di kota Jayapura itu semata-mata untuk memohon dan meminta dukungan adat, terhadap kebijakan-kebijakan yang akan dilakukan oleh pemerintah terutama dirinya yang baru saja menjabat sebagai PJ Walikota Jayapura.
Karena miras masyarakat menjadi bertindak diluar batas wajar kemanusiaan. Untuk itu Daniel meminta Kapolsek Abepura dapat bersinergi dengan masyarakat setempat untuk menjaga kamtibmas di wilayah tersebut. Daniel mengharapkan agar ke depanya Kapolsek Abepura dapat lebih tegas memberantas peredaran miras di Abepura.