Kanit Reskrim Polsek Mimika Baru, Ipda Teguh Krisandi Fardha, mengonfirmasi bahwa saat petugas tiba, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa dengan alat bantu kain. “Tidak ditemukan tanda-tanda mencurigakan di lokasi,
Berdasarkan keterangan medis, luka tembak masuk dari bawah telinga kanan dan keluar di bagian bawah telinga kiri. Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026 Kombes Pol. Yusuf Sutejo, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil ol
Terkini, Kadiv Humas Polri, Irjen Johnny Eddizon Isir mengatakan Kapolri, Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memberikan atensi khusus terkait kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus. Isir memastikan, Kapolri mem
Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian berupaya membantu memadamkan api sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran. Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit mobil water supply dikerahk
Menanggapi situasi tersebut, Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Thevi A. Zebua menegaskan bahwa Pangdam telah memerintahkan Danrem selaku Dankolakops untuk segera berkoordinasi dengan Kapolda guna melakukan penebalan p
Iptu Hempy Ona menyebutkan bahwa saat itu Tim Opsnal Polres Mimika tiba di lokasi untuk melakukan pengamanan serta mengendalikan situasi. Namun, saat melakukan pengamanan, personel yang berada di lokasi mendapat perlawan
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P Helan, S.I.K., melalui Kasat Reskrim AKP Alamsyah Ali, S.H., M.H., menegaskan Penemuan tersebut berawal dari laporan masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti oleh personel piket Res
Untuk kasus pertama, korban diketahui berjenis kelamin perempuan dengan inisial M (48), karyawan swasta, lahir di Trenggalek dan berdomisili di Blok C Nomor 6 BTN Doyo.
Korban diketahui bernama Dese Mohi. Korban sehari-harinya diketahui berada di sekitar wilayah Perumnas III dan Uncen Atas. Saat ditemukan, korban dalam posisi meringkuk ke samping kanan dengan mengenakan sweater putih de
Akibat insiden itu, dua orang dilaporkan meninggal dunia dan ditemukan dalam kondisi hangus terbakar. Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Tri Purwanto, membenarkan adanya penyerangan dan pemb