Badan Gizi Nasional (BGN) memperketat pengawasan untuk mencegah terulangnya kasus keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Berbagai langkah diterapkan, termasuk memantau langsung proses masuknya barang ke seti
Sebelumnya, pada 16 Oktober 2025, Pemerintah Kabupaten Sarmi telah menetapkan 18 lokasi pembangunan dapur MBG yang tersebar di berbagai daerah terpencil. Langkah ini diambil untuk memastikan akses masyarakat terhadap pan
Ritme di dapur SPPG memang tak kenal waktu. Saat sebagian warga Jayapura terlelap, dapur ini justru baru mulai berdenyut. Tepat pukul 00.00 WIT, tim masak mulai bekerja. Proses pemasakan berlangsung hingga pukul 03.00 di
Wakil Gubernur Papua Aryoko Rumaropen, mengatakan pemenuhan gizi yang baik sejak usia sekolah sangat penting untuk menekan kasus stunting, meningkatkan daya konsentrasi belajar, serta menciptakan generasi muda yang lebih
Ada yang mulai membersihkan bahan baku yang akan dimasak di dapur tersebut, ada yang membersihkan ompreng, ada yang mulai bergelut dengan masak-memasak, dan kesibukan lainnya yang dilakukan malam itu.
Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan pihaknya sudah menjelaskan kepada Wakil Mentri dalam Negeri pasca pelaksanaan Rakor Quik Wins Presiden kemarin untuk MBG ini masih di kelola oleh tiga dapur itu hanya di
Besaran biaya Makan Bergizi Gratis (MBG) sempat menjadi sorotan dan anggota DPR Kota Jayapura dan juga dari Wali Kota Jayapura. Dimana porsi makanan seharga Rp8000/porsi ini diragukan untuk bisa memenuhi angka kecukupan
Kepada media ini, Kapolres AKBP Leonardo Yoga mengungkapkan, dapur SPPG yang disiapkan ini rencananya akan mulai beroperasi di awal tahun 2026 mendatang. ‘’Satu unit dapur SPPG kita siapkan yang dikelola langsung dari Ya
Dengan sistem ini, setiap SPPG tetap diperbolehkan berbelanja bahan makanan meskipun harga berada di atas standar Rp8.000 per porsi, dengan catatan setiap transaksi disertai dengan bukti nota pembelian yang jelas. "Kami
Meski penyaluran MBG belum merata kepada seluruh wilayah di Kabupaten Jayapura, tetapi pemerintah berharap bahwa program ini harus dirasakan oleh semua pelajaran dan non pelajar yang ada.