Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Hypermart Mall Jayapura. Sidak ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok serta stabilitas harga bahan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri 1447 H
Tim Gabungan Dipimpin Plt. Kapolsek Kurik, Ipda Widi Mulyono, bersama instansi terkait berhasil menemukan dan mengamankan berbagai jenis barang kadaluarsa dari 25 toko maupun kios di Distrik Kurik.
Kepala Kepala BBPOM Jayapura Herianto Baan menjelaskan, pengawasan dilakukan sejak pekan pertama Ramadan bersama lintas sektor, termasuk Dinas Kesehatan pemerintah Kota Jayapura dan instansi terkait lainnya.
Tim yang melibatkan pemerintah pusat tersebut dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kabupaten Merauke yang juga Ketua TPID Kabupaten Merauke. Adapun yang menjadi perhatian selama sidak berlangsung tersebut adalah bumbu-bum
Kepala BPS Jayawijaya Arther Ludwik Pamissa menyatakan menjelang perayaan hari besar keagamaan dapat dipastikan inflasi di wilayah Jayawijaya masih cukup terkendali, sehingga juga mempengaruhi harga di beberapa kabupaten
Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH mengngatakan , 6 Tim gabungan ini terdiri dari Pemkab Jayawijaya, TNI/Polri, Kejari Jayawijaya, BPS Wamena, dan Bulog Wamena, Badan ketahanan Pangan melakukan inspeksi mendadak (Si
"Di setiap lokasi yang dikunjungi, petugas kita (BBPOM di Jayapura) secara saksama memeriksa tanggal kedaluwarsa (expired date) pada berbagai produk pangan. Mereka memastikan tidak ada produk yang sudah melewati batas ko
Ia menegaskan, pemantauan dilakukan agar tidak terjadi kekosongan stok menjelang hari raya yang dapat memicu gejolak harga di pasaran. Dirinya berharap distribusi bahan pokok berjalan lancar dan mampu menjawab kebutuhan
Dalam sidak tersebut, petugas mendapati sejumlah warga masih melakukan aktivitas pendulangan meskipun sebelumnya telah dilakukan penertiban dan imbauan.
Rustan Saru mengaku sangat menyayangkan hal tersebut, terlebih ka
Sidak itu dilakukan bertepatan dengan dilakukannya pengisian BBM bersubsidi di SPBUN. Dalam sidak itu, Bupati mendapati satu mobil open cup yang penuh dengan jirigen dan diduga kuat akan melakukan transaksi jual beli BBM