Menurutnya, forum tersebut menjadi ruang strategis untuk menyatukan arah dan komitmen seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dalam merancang pembangunan Papua lima tahun ke depan.
Wakil Wali Kota menegaskan pentingnya keselarasan seluruh program kerja OPD dengan visi dan misi Wali Kota Jayapura sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Rustan Saru menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2025 merupakan masa penyesuaian kebijakan sejak dirinya bersama Wali Kota Jayapura mulai menjalankan roda pemerintahan.
‘’Kita baru saja mengakhiri tahun 2025 dan memasuki tahun 2026. Tentu saja, dinamika pembanguan di Kabupaten Merauke hingga hari ini diakhir tahun secara umum kondusif. Dari sisi pembangunan juga mengalami dinamika. Dan
Secara keseluruhan target penerimaan pendapatan daerah tahun anggaran 2026 sebesar Rp. 1,36 triliun. Adapun pendapatan sebesar itu bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp. 35 miliar , lalu pendapatan trans
Bupati Jayawijaya Atenius Murib mengakui jika pelaksanaan Musrembang Rencana Pembangunan Jangka Menegngah Daerah (RPJMD) Kabupaten Jayawijaya tahun 2025-2029 untuk memastikan adanya sinergi, harmonisasi dan sinkronisasi
Penyerahan dilakukan oleh Bupati Waropen, Drs. Fransiscus Xaverius Mote, dalam Sidang Paripurna VII Masa Sidang II yang dihadiri unsur pimpinan DPRK dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Bupati Lanny Jaya, Aletinus Yigibalom mengatakan penyusunan RPJMD ini sangat penting sesuai amanat Undang-undang Nomor 23 Tahun 2004 Peraturan Dalam Negeri Nomor 86 tahun 2017 dan juga instruksi Mendagri Nomor 2 tahun 20
Menurut Abdul Rahman Basri, penyusunan peta potensi investasi dilakukan merupakan langkah strategis dalam mendukung program pemerintah daerah, khususnya untuk mengoptimalkan potensi sumber daya lokal yang ada.
Turut hadir Ketua DPRK Waropen, Ibu Yenika Dipan, bersama sejumlah Anggota DPRK, dan sejumlah Pimpinan Komisi DPRK Waropen, Wakil Bupati Yowel Boari, seluruh Pimpinan OPD Kabupaten Waropen, Perwakilan Baperinda Provinsi