Yenny membocorkan posisi dirinya akan berdiri dalam mendukung calon presiden dan wakil presiden RI 2024. Bahkan putri Gus Dur itu sudah berkomunikasi dengan dua dari tiga calon presiden dan wakil presiden yang maju 2024.
Puan pun menyikapi santai keputusan Partai Golkar yang mendukung Gibran itu menjadi pendamping Prabowo di Pilpres 2024. Menurut dia, apa yang disampaikan Partai Golkar baru sekadar usulan dan belum tentu terealisasi.
“Saya sangat mengapresiasi hasil Rapimnas, untuk selanjutnya akan kami koordinasikan, akan kami tindak lanjuti bersama dengan Pak Prabowo,” ujar Gibran Rakabuming usai menghadiri Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) di kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Rabu, dikutip dari Antara.
Ditanya soal Gibran Rakabuming Raka, putra dari Joko Widodo, Puan awalnya hanya tersenyum. Begitu pertanyaan wartawan tak terbendung, putri dari Megawati Soekarno Putro itu akhirnya buka suara.
Setibanya di sana, Gibran dan Zulhas berbicara empat mata dengan Zulhas. Keduanya tampak begitu akrab dan hangat usai berdialog selama kurang lebih 40 menit. Selesai berdialog, Gibran langsung pamit ke Zulhas. Namun belum diketahui ada agenda apa lagi yang akan dihadirinya.
Arah dukungan ini, disampaikan Ketua Umum Parta Golkar Airlangga Hartarto dalam Rapimnas partai yang digelar di DPP Partai Golkar, Kemanggisan, Jakarta Barat, Sabtu (21/10).
Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah mengunggah foto Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapres pendamping Prabowo Subianto. Fahri bahkan mengunggah foto Prabowo dan Gibran secara berdampingan di akun media sosial X (dulu Twitter) miliknya.
Masuknya Gibran ke Golkar menjadi pembicaraan di media sosial, karena anak Presiden Jokowi ini dikabarkan akan dicalonkan menjadi cawapres Prabowo Subianto. Adapun pengusungnya adalah Partai Golkar.
"Sederhananya, Demokrat tidak akan geser satu senti meter pun dari Pak Prabowo sebagai capres," kata Koordinator Juru Bicara Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra dalam keterangan tertulis, Jumat (20/10).
Bakal capres-cawapres yang diusung oleh PDI Perjuangan, PPP, Partai Hanura dan Partai Perindo itu akan berjalan dari Tugu Proklamasi menuju kantor KPU RI, untuk mendaftarkan secara resmi sebagai capres-cawapres pada Pemilu 2024.