Sebagai tuan rumah, Indonesia akan menjadi wakil dari AFC. Tim Garuda adalah satu dari lima wakil Asia yang akan berlaga di Piala Dunia U-17. Tim Nasional Indonesia lolos otomatis tanpa mengikuti babak kualifikasi karena berstatus sebagai tuan rumah.
"Selama kegiatan berlangsung diharapkan akan mengundang para pencinta sepak bola di seluruh Nusantara ataupun yang datang dari luar negeri," kata Taufan dalam keterangan pers yang diterima Antara, Kamis (2/11).
Pelatih Timnas Indonesia U-17, Bima Sakti, telah melalui pertimbangan matang dalam memilih pemain-pemain tersebut. Termasuk, menggunakan tenaga pemain diaspora seperti Ji Da Bin, Amar Rayhan Brkic, hingga Weiberlieskott De Halim Jardim didaftarkan Bima Sakti.
“Sangat percaya diri. Saya merasa tim siap menghadapi tantangan untuk mewujudkan sesuatu. Mereka ingin menang dan menang dengan baik,” kata Moriyama, dikutip dari laman resmi FIFA, Selasa (31/10).
Pelatih timnas Indonesia U-17 Bima Sakti mengatakan dua pemain diaspora Welber Halim Jardim dan Amar Rayhan Brkic diproyeksikan memperkuat Garuda Muda di Piala Dunia U-17 2023, 10 November sampai 2 Desember, dikutip dari ANTARA.
"Saya ucapkan terima kasih atas dukungan dari Wali Kota Surabaya, Pak Basuki (Menteri PUPR), Pemerintah Pusat, Pak Menpora dan tentu rekan-rekan dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PLN dan Telkom," ucapnya saat ditemui wartawan usai meninjau Stadion GBT Surabaya, Minggu.
"Tentunya saya melihat acara ini sebagai ajang yang sangat positif. Akan membuat Indonesia ada di peta sepak bola dunia. Ajang ini akan membuat Indonesia mendunia," kata Capdevila.
”Setelah itu, kami akan pindah ke Surabaya. Semoga waktu persiapan yang tinggal dua pekan ini bisa kami maksimalkan untuk membenahi segala kekurangan,” ujar mantan pemain Persiba Balikpapan tersebut.
Memainkan laga di RheinEnergie Sportpark, Koln, Jerman, Jumat (20/10) malam waktu setempat, Indonesia melancarkan serangan cepat pada menit kedua melalui tendangan Arkhan Kaka, namun tendangannya masih melebar dari gawang.